Pemotor Tabrak Pejalan Kaki, 1 Tewas 2 Luka

  • Bagikan
Pemotor Tabrak Pejalan Kaki, 1 Tewas 2 Luka

Petugas Laka Lantas Polres Taput sedang olah TKP kecelakaan menyebabkan 1 orang pejalan kaki meninggal dunia dan 3 orang luka di Jalan Raja Johanes Hutabarat, Kelurahan Parbaju Toruan, Kecamatan Tarutung, Taput. Waspada/ist

TAPUT (Waspada) :Seorang pengendara sepeda motor inisial JBP, 23, warga Jalan Sunter Jaya II , Kelurahan Sunter Jaya, Kecamatan Tanjung Priok , Jakarta Utara yang berboncengan dengan CP, 28, warga Narogong Jaya 68, Blok D 77 / 10 Pengasinan Kecamatan Rawa Lumbu, Kota Bekasi menabrak 2 orang pejalan kaki di Jalan Raja Johanes Hutabarat, Kelurahan Parbaju Toruan, Kecamatan Tarutung, Taput, Selasa ( 30/1 ) sekira pukul 17.00 wib.

Atas peristiwa kecelakaan lalu lintas tersebut, 1 orang pejalan kaki meninggal dunia dan 1 orang luka ringan. Sedangkan pengendara motor dan yang dibonceng mengalami luka berat.

Kapolres Taput, AKBP Ernis Sitinjak melalui Kasi Humas , Aipda Walfon Baringbing membenarkan peristiwa kecelakaan lalu lintas tersebut, Rabu (31/1). Baringbing menjelaskan, penyebab kecelakaan terjai karena pengendara motor memacu kendaraannya jenis Kawasaki Ninja Warior RR dengan nomor Polisi BB 6410 BD dengan cara ugal-ugalan dan dengan kecepatan tinggi. Hal iitu sesuai hasil olah TKP dan keterangan saksi yang di himpun petugas Unit Laka Lantas Polres Taput di lapangan.

“Penyebab kecelakaan diduga karena pengendara ugal-ugalan dan dengan kecepatan tinggi saat mengendarai motornya dari arah Tarutung menuju Sipirok,”kata Walfon Baringbing.

Kemudian, tiba di TKP, kala pengendara motor memaksa untuk mendahului mobil yang ada di depanya jadi lari jalur kesebelah kanan beram jalan yang saat itu 2 orang pejalan kaki sedang melintas, yaitu inisial TUP, 40, dan anaknya RP, 7 , warga Desa Pansurnapitu, Kecamatan Siatas Barita, Taput.

“Mungkin karena pengendara tidak bisa kontrol lagi karena kecepatan tinggi, akhirnya menabrak ke dua pejalan kaki tersebut dari arah belakang ,” jelas Baringbing.

Atas peristiwa tersebut, kata Baringbing, korban RP mengalami luka lecet dan memar pada dagu dan pipi sebelah kiri, luka lecet pada tangan sebelah kiri, luka lecet pada dengkul kaki sebelah kiri, luka memar pada bagian perut dan meninggal dunia di Rumah Sakit Tarutung, dan anaknya RP, meninggal dunia.

“Sedangkan pengendara motor dan yang di bonceng mengalami luka berat dan saat ini masih perawatan di Rumah Sakit Tatutung,” terangnya.

Polisi sudah melakukan olah TKP, dan memeriksa saksi-saksi serta nengamankan barang bukti berupa sepeda motor untuk bahan penyelidikan.(chp)

  • Bagikan