Sumut

Perluas Akses Pendidikan, Pemkab Deliserdang Buka Ruang Kolaborasi dengan UT

Perluas Akses Pendidikan, Pemkab Deliserdang Buka Ruang Kolaborasi dengan UT
Bupati Deliserdang, Asri Ludin Tambunan bersama Wabup Lom Lom Suwondo menerima audiensi jajaran UT Medan Kantor Bupati, Selasa (7/4/26). Waspada.id/Ist
Kecil Besar
14px

LUBUKPAKAM (Waspada.id): Bupati Deliserdang, dr H Asri Ludin Tambunan, menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Deliserdang membuka ruang kolaborasi dengan Universitas Terbuka (UT) guna mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), khususnya melalui perluasan akses pendidikan tinggi.

“Kami sangat terbuka terhadap berbagai bentuk kolaborasi, terutama yang dapat mendukung peningkatan kualitas SDM masyarakat Deliserdang. Apalagi, pendidikan merupakan salah satu kunci utama dalam mendorong pembangunan daerah,” kata Bupati Asri Ludin Tambunan saat menerima audiensi jajaran UT Medan di Ruang Rapat Lantai II Kantor Bupati bersama Wakil Bupati Deliserdang, Lom Lom Suwondo SS, Selasa (7/4/26).

Ia juga menekankan bahwa pendidikan tidak hanya berorientasi pada hasil, tetapi juga pada proses pembentukan pola pikir dan karakter.

“Ada perbedaan mendasar antara siswa dan mahasiswa. Mahasiswa seharusnya sudah mampu berpikir kritis dan mandiri, bukan sekadar menghafal. Oleh karena itu, pendidikan harus membentuk mindset dan wawasan yang kuat, bukan sekadar mengejar gelar,” ungkap nya.

Sementara itu, Wakil Bupati, Lom Lom Suwondo, menambahkan bahwa kehadiran UT memberikan peluang besar dalam meningkatkan kapasitas dan kompetensi masyarakat, sekaligus mendukung visi pembangunan daerah.

“Peran UT semakin nyata dalam membuka akses pendidikan berkualitas. Ini sejalan dengan komitmen Bupati dalam memajukan sektor pendidikan di Deliserdang,” sebut Wabup.

Lom Lom juga berharap, ke depan kerja sama dapat diperluas, termasuk mendorong keterlibatan mahasiswa dalam program pemberdayaan masyarakat di desa-desa.

Direktur UT Medan, Yasir Riady, menyampaikan bahwa Universitas Terbuka merupakan perguruan tinggi negeri pertama di Indonesia yang menerapkan sistem pembelajaran berbasis daring dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi. Sistem ini memungkinkan akses pendidikan tinggi yang lebih luas bagi masyarakat di berbagai wilayah.

“Di Kabupaten Deliserdang saat ini terdapat 581 mahasiswa aktif yang menempuh pendidikan di UT. Sebelumnya, sekitar 3.000 mahasiswa juga pernah mengikuti pendidikan di UT, mayoritas merupakan guru dan telah menyelesaikan studi,” papar Yasir.

Menurutnya, fleksibilitas sistem pembelajaran UT menjadi solusi bagi masyarakat yang ingin melanjutkan pendidikan tanpa terkendala ruang dan waktu.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Asisten I Pemerintahan dan Kesra Zainal Abidin Hutagalung, Kepala Dinas Pendidikan Suparno, Kepala Dinas Kominfostan Sandra Dewi Situmorang, Kepala Dinas Budporapar Yudy Hilmawan, Kepala Dinas PMD Anita Magdalena Br. Situmorang, Kepala Dinas Sosial Yusnaldi, serta perwakilan OPD terkait (id.28)

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE