Pernah Ditolak 17 Lembaga, UAS Dapat Penghargaan Profesor Dari UMS

  • Bagikan
Pernah Ditolak 17 Lembaga, UAS Dapat Penghargaan Profesor Dari UMS

Ustadz Prof. H. Abdul Somad Batubara, Lc., D.E.S.A., Ph.D, saat dilantik menjadi Adjunct Profesor dari Universiti Malaysia Sabah (UMS) di bidang Islamic Studies. Waspada/Ist

KISARAN (Waspada): Setelah mendapat penghargaan gelar Profesor dari Universitas Islam Sultan Sharif Ali (UNISSA) Brunei Darussalam pada 2022 lalu, kini Ustadz Prof. H. Abdul Somad Batubara, Lc., D.E.S.A., Ph.D, kembali mendapat penghargaan dengan dilantik sebagai Adjunct Profesor dari Universiti Malaysia Sabah (UMS) di bidang Islamic Studies.

Pelantikan sebagai Profesor itu dilakukan pada 28 Januari 2024, di Bilik Eureka, UMS Kampus Antar Bangsa Labuhan, yang dihadiri Prof. Datuk Dr.Kasim Hj.Mansor Naib Canselor UMS, dan Dr.Haji Mohd.Arifin Bain Datuk Haji Mohd Arif, Menteri Sains, Teknologi dan Inovasi Sabah.

Ustadz Prof. H. Abdul Somad Batubara, Lc., D.E.S.A., Ph.D, saat dihubungi Waspada, Rabu (31/1) menerangkan, bahwa pelantikan sebagai Adjunct Profesor UMS di bidang Islamic Studies. Ditanya dengan gelar Profesor dari UNISSA Brunei Darussalam, dan sekarang mendapatkan Profesor dari UMS yang semuanya berada di luar negeri. Ustadz yang akrab disapa UAS ini menuturkan pada 2007 saat dirinya pulang dari menimba ilmu di Maroko, mengajukan lamaran ke 17 lembaga, baik itu di Jakarta, Bandar Sri Begawan dan Kuala Lumpur, tidak satu pun ada yang menerima.

“Allah SWT, cuma menunjukkan kuasanya, tak ada yg sulit bagi allah. Jangan putus asa, semua ada saatnya,” jelas UAS.

Disinggung apakah UAS akan mengajar di UMS, UAS menuturkan tentu, namun karena kesibukannya, dirinya hanya bisa datang dua kali dalam setahun.

“Saya akan mengajar dalam dua kali dalam setahun, dengan memberikan kuliah umum dalam awal semester,” jelas UAS.(a02/a19/a20)

  • Bagikan