DELISERDANG (Waspada.id): PT Pertamina EP Pangkalansusu Field bagian dari Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona 1 mengawali tahun 2026 melakukan pengeboran sumur baru di wilayah Kabupaten Deliserdang, Sumut.
Field Manager Pertamina EP Pangkalansusu, Edwin Susanto mengatakan, pengeboran direncanakan akan dilakukan di sumur PPT-A1 di Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang, pada bulan Februari tahun ini.
Lebih lanjut ia menjelaskan, Pertamina EP Pangkalansusu selanjutnya akan melakukan pengeboran pada sumur PPT-B1 dan PPT-OS yang saat ini sedang dalam proses untuk pembebasan lahan.
“Untuk PPT A1 sudah siap, rencananya dilakukan pengeboran pada Februari 2026 ini. Saya optimistis pengeboran sumur baru akan memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan produksi minyak di Pangkalansusu Field,” ujarnya, Kamis (29/1).
Ia menjelaskan, tantangan utama dalam mengelola lapangan migas tua adalah mengatasi penurunan alami produksi minyak (natural decline). Karena itu, Pertamina EP Pangkalansusu Field aktif melakukan well intervention pada beberapa sumur dan rutin melakukan perawatan sumur.
Tidak hanya itu, Pertamina EP Pangkalansusu Field juga melakukan pengeboran sumur baru secara agresif dan pada tahun 2025 tercatat berhasil melakukan pengeboran tiga sumur baru, yakni SEC-16, PPJ-67 dan PPJ-68.
“Pengeboran sumur baru ini tentu saja menambah produksi minyak mentah. Seperti produksi PPJ-67 sekitar 160 BOPD dan PPJ-68 sekitar 384 BOPD. Hasil produksi Oktober 2025 mencapai 587 BOPD dan untuk gas 2.955 MMSCFD,” katanya.
Edwin Susanto mengatakan, kehadiran tiga sumur baru di Struktur Pantai Pakam Timur, Kabupaten Deliserdang, yakni PPT-A1, PPT-B1 dan PPTS-OS bisa berdampak peningkatan produksi PEP Pangkalansusu.
Untuk peningkatan capaian produksi migas, ia berharap dukungan seluruh pihak. “Dukungan seluruh pihak, mulai dari pemerintah dan masyarakat sangat penting,” ujarnya seraya berharap rencana pengeboran ini dapat memberikan hasil optimal untuk mendukung ketahanan energi nasional.(id24)












