PANYABUNGAN (Waspada.id): Ketua DPRD Kabupaten Madina, H. Erwin Efendi Lubis, SH, mengucapkan terima kasih kepada mahasiswa yang melakukan aksi unjuk rasa terkait Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Ia juga meminta maaf karena tidak dapat menerima langsung kelompok mahasiswa tersebut, dikarenakan telah menunggu dari pukul 09.00 hingga 11.00 WIB di kantor sebelum berangkat ke Medan untuk menghadiri acara di BPKP pada Kamis (12/02).
“Terima kasih kepada adek-adek mahasiswa yang tergabung di IMA Madina STAIN yang telah melakukan aksi unjuk rasa tadi. Mohon maaf saya tidak bisa menerima karena pagi ini sudah menunggu di kantor dari jam 9 sampai 11, dan sekarang dalam perjalanan ke Medan karena besok (hari ini-red) ada acara di BPKP,” ujarnya melalui selular pada Rabu sore (11/02).
Lubis yang juga Ketua DPC Gerindra Madina menjelaskan, MBG merupakan program pemerintah pusat yang digagas Presiden Prabowo Subianto untuk pencerdasan dan kesehatan anak bangsa. “Inikan aset, inikan investasi untuk kesehatan dan kecerdasan generasi bangsa ini,” katanya.

Menurut dia, program ini harus diawasi bersama oleh semua pihak, bukan hanya DPRD. Apabila ada oknum atau kelompok yang melaksanakan kegiatan MBG tidak sesuai aturan, harus segera ditindak.
“Tidak boleh ada kelompok yang hanya mencari keuntungan atau bermain-main dengan MBG ini karena menyangkut kesehatan generasi bangsa,” tegasnya.
Semua pelaksana program dapur MBG wajib mematuhi aturan yang telah ditetapkan, mulai dari jenis makanan, tempat penyajian, ketepatan waktu, hingga mutu makanan yang disajikan.
“Dari semua aspek semestinya harus memenuhi standar. Program ini sangat bagus apabila bisa sama-sama diimplementasikan dengan cara yang semestinya,” jelas Lubis.
Ia menekankan, pihak yang menjalankan program tidak boleh hanya memikirkan untung atau kepentingan sendiri tanpa memperhatikan risiko yang mungkin terjadi.(Id100)











