BATUBARA (Waspada.id): Polres Batubara melakukan pemantauan terhadap 14 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Kab. Batubara.
Kapolres Batubara AKBP Doly Nelson Nainggolan melalui Kasi Humas Polres AKP P Tamba Sabtu (7/3) menjelaskan, pengecekan ini dilakukan untuk memastikan penyaluran bahan bakar minyak (BBM) berjalan sesuai peruntukan serta mengantisipasi potensi kemacetan di sekitar SPBU.
Pemantauan SPBU ini melibatkan empat wilayah hukum Polsek, yakni Polsek Indrapura, Polsek Medang Deras, Polsek Limapuluh, dan Polsek Labuhan Ruku.
Dari hasil pemantauan di wilayah hukum Polsek Limapuluh terdapat empat SPBU dengan kondisi stok yang bervariasi.
SPBU 14-212-349 di Desa Simpang Gambus masih menyediakan Pertamax dan Dexlite. SPBU 14-212-383 Desa Sumber Padi hanya memiliki stok Dexlite.
Kemudian di SPBU 14-212-383 Desa Pulau Sejuk, BBM yang tersedia hanya Pertalite dan Pertamax.
Polsek Indrapura, terdapat empat SPBU yang diperiksa. Namun hanya SPBU 14.212.259 Tanjung Seri di Kecamatan Laut Tador yang masih memiliki stok Pertalite.
Sementara itu, SPBU 13.212.110 Sukaraja di Kecamatan Air Putih hanya menyediakan Pertamax dan Dexlite. Sedangkan dua SPBU lainnya, yakni SPBU 14.212.258 Sipare-pare dan SPBU 14.213.228 Simpang Kopi, dilaporkan tidak memiliki stok BBM sama sekali.
Kondisi serupa juga ditemukan di wilayah hukum Polsek Medang Deras yang memiliki dua SPBU.
Di SPBU 14.212.261 Pakam Raya masih tersedia Pertalite dan Biosolar. Namun di SPBU 14.212.295 Pagurawan, seluruh jenis BBM dilaporkan kosong.
Di wilayah hukum Polsek Labuhan Ruku masih memiliki stok BBM.
Di SPBU 14-212-251 Simpang Desa Lalang, SPBU 14-212-216 Desa Petatal, dan SPBU 14-212-274 Durian, tersedia beberapa jenis BBM seperti Biosolar, Pertalite, Pertamax, hingga Dexlite.
Sementara itu, SPBU 14-212-254 Desa Binjai Baru hanya menyediakan Pertamax dan Pertalite. Adapun SPBU 13-212-102 Desa Perjuangan masih memiliki stok Biosolar, Pertalite, dan Pertamax.
Manajer dari 14 SPBU tersebut mengaku telah melakukan penebusan pasokan BBM kepada Pertamina dan saat ini masih menunggu kedatangan truk tangki penyuplai.
Menurut mereka, mobil tangki diperkirakan tiba pada malam hari untuk mendistribusikan BBM ke seluruh SPBU di Kabupaten Batubara.
“Diperkirakan malam ini juga mobil tangki penyuplai BBM dari Pertamina akan tiba di 14 SPBU di Kabupaten Batubara,” ujar Pardamean.
Kapolres Batubara melalui Kasi Humas mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan spekulasi dengan menimbun BBM.
Langkah tersebut dikhawatirkan dapat memperparah kondisi distribusi serta mengganggu ketersediaan BBM bagi masyarakat luas.
Polres Batubara memastikan akan terus melakukan pemantauan terhadap distribusi BBM guna menjaga stabilitas pasokan di wilayah tersebut. (id.43)












