Polres Binjai Gerebek Lokasi Diduga Tempat Judi Dan Narkoba

  • Bagikan
Tim gabungan TNI/Polri dan Pemko Binjai melakukan penyisiran di lokasi yang diduga dijadikan tempat perjudian dan narkoba. (Waspada/Ria Hamdani)
Tim gabungan TNI/Polri dan Pemko Binjai melakukan penyisiran di lokasi yang diduga dijadikan tempat perjudian dan narkoba. (Waspada/Ria Hamdani)

BINJAI (Waspada): Polres Binjai bersama TNI, Brimob, BNNK dan Pemko Binjai melakukan penggerebekan lokasi yang diduga dijadikan tempat-tempat perjudian dan barak narkoba, Rabu (15/3).

Sebelum dilaksanakan penyisiran, Kapolres Binjai AKBP Hendrick Situmorang, mengingatkan kepada para personel yang terlibat agar tetap humanis, santun dan profesional serta tidak arogan disaat melaksanakan tindakan, mengingat dalam waktu dekat akan memasuki bulan suci Ramadhan.

Selanjutnya, petugas gabungan bergerak dan menyisir lokasi-lokasi yang disinyalir sebagai tempat perjudian dan narkoba. Dari patroli skala besar tersebut, tim menemukan lokasi perjudian di Dusun 1, Desa Rumah Galuh, Kecamatan Sei Bingai, Langkat.

Setelah dilakukan penggeledahan, tim mengamankan 1 unit mesin game ketangkasan jenis tembak ikan yang berada di lahan milik CS. Sedangkan 1 unit mesin judi jenis tembak ikan diamankan di lahan milik DS.

Sayangnya, di lokasi yang diduga sebagai barak narkoba dengan bangunan beratapkan daun rumbia, tidak ditemukan aktivitas. Tim gabungan pun melakukan penertiban terhadap bangunan itu.

Tidak sampai disitu, tim gabungan kembali melakukan penggerebekan di lokasi yang diduga sebagai tempat perjudian di Jalan Rukam, Bandar Senembah, Binjai Barat. Namun, petugas tidak menemukan adanya aktivitas perjudian. Menurut pengakuan warga sekitar, lokasi tersebut sudah lama tutup.

Kasi Humas Polres Binjai Iptu Riswansyah, membenarkan adanya penggerebekan ini. Menurutnya, ada sejumlah barang bukti yang diamankan dari lokasi penggerebekan dan masih dalam pengembangan.

“Kegiatan dilaksanakan dalam menyambut bulan suci Ramadhan. Ada dua titik lokasi dalam operasi ini. Sedangkan lokasi di Jalan Rukam, setelah dilakukan pengecekan oleh tim gabungan, ternyata lokasi itu tidak beroperasi lagi, ” paparnya. (a34)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *