SERGAI (Waspada.id): Satuan Reserse Kriminal Polres Serdang Bedagai (Sergai) berhasil menangkap Zul, terduga pelaku pembunuhan terhadap Irawati, 59. Zul juga diduga melakukan penculikan seorang balita berinisial Bunga 3, yang merupakan cucu korban.
Pelaku ditangkap di wilayah Merek, Kabupaten Karo, pada Minggu (15/3/2026), setelah sempat menjadi buronan polisi selama sekitar delapan hari.
Kanit Pidum Satreskrim Polres Sergai, Ipda Hendri Ika Panduwinata, membenarkan penangkapan tersebut. Ia mengatakan, pelaku diamankan tanpa perlawanan dan saat ini telah ditahan di Polres Sergai untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.
“Ia benar terduga pelaku sudah kami tangkap di daerah Merek Kabupaten Tanah Karo tanpa perlawanan, dan saat ini pelaku sudah kami amankan di Polres Sergai,” ujar Ipda Hendri kepada Waspada.id, Senin (16/3/2026) malam lewat telepon WhatsApp.
Zul diduga sebagai pelaku utama yang menghilangkan nyawa Irawati, seorang nenek yang sebelumnya sempat dilaporkan hilang dari rumahnya. Jasad korban kemudian ditemukan dalam kondisi mengenaskan di tumpukan sampah yang tidak jauh dari tempat tinggalnya di Dusun V, Desa Pulau Gambar, Kecamatan Serba Jadi, Kabupaten Serdang Bedagai.

Sementara itu, berdasarkan data KTP, korban merupakan warga Dusun I, Desa Timbang Deli, Kecamatan Galang, Kabupaten Deli Serdang. Jasadnya ditemukan di tempat pembuangan sampah di belakang rumah Basri alias Abas di Dusun V Desa Pulau Gambar pada Senin (9/3/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.
Kasi Humas Polres Sergai, Iptu LB Manulang, menjelaskan bahwa jasad korban pertama kali diketahui oleh Abas yang merupakan tetangga korban. Saat itu Abas membuka pintu rumahnya untuk melaksanakan sahur sekitar pukul 03.00 WIB dan mencium bau busuk yang menyengat.
Selanjutnya Abas melaporkan hal tersebut kepada Kepala Dusun V Desa Pulau Gambar. Hingga pukul 04.15 WIB sumber bau belum ditemukan. Namun sekitar pukul 09.30 WIB, Kepala Dusun bersama Kepala Desa Pulau Gambar Suriadi dan perangkat desa melakukan pencarian.
“Sekira pukul 10.00 WIB, saat itu saksi Joko Susanto mendatangi sumber bau di tumpukan sampah dan terlihat kaki manusia,” kata Iptu LB Manulang.
Polisi kini masih melakukan pengembangan kasus untuk mengungkap secara lengkap motif pembunuhan dan penculikan balita tersebut. (bs)











