Polres Sibolga Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Toba 2024

  • Bagikan
Polres Sibolga Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Toba 2024
Kapolres Sibolga AKBP Achmad Fauzy didampingi Wakil Walikota Sibolga Pantas Maruba Lumban Tobing periksa pasukan saat Gelar Apel Pasukan Operasi Ketupat 2024 Polres Sibolga Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Toba 2024 di Lapangan Simare-mare Sibolga, Rabu (3/4). Waspada/Ist

SIBOLGA (Waspada) :Polres Sibolga melaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Toba 2024 di Lapangan Simare-mare Sibolga, Rabu (3/4).

Kapolres Sibolga AKBP Achmad Fauzy bertindak sebagai Inspektur Upacara didampingi Wakil Walikota Sibolga Pantas Maruba Lumban Tobing yang ditandai dengan pemeriksaan pasukan dan penyematan pita tanda Operasi Ketupat Toba 2024 dengan tema “Mudik Aman Berkesan” dalam rangka pengamanan Idul Fitri 1445 H tahun 2024.

Hadir pada Apel Gelar Pasukkan Operasi Ketupat Toba 2024 meliputi Forkopimda Kota Sibolga dan peserta Apel Gelar Pasukan antara lain, perwakilan dari berbagai instansi seperti POM 1/2 Sibolga Kodim 0211/TT, TNI-AL, Dishub Pemko Sibolga, Sat Pol PP, BPBD Kota Sibolga, serta Pramuka Kota Sibolga.

Kapolres Sibolga, Achmad Fauzy disaat membacakan Amanat Kapolri, berpesan, agar seluruh personel yang terlibat laksanakan tugas dengan sungguh-sungguh dan tanamkan dalam diri bahwa melakukan pengamanan dalam Operasi Ketupat Toba 2024, adalah sebuah kehormatan, sekaligus ladang amal ibadah.

“Serta kedepankan langkah-langkah humanis, terapkan ‘buddy system’ dan pedomani SOP, agar dapat memberikan pelayanan terbaik dengan “Presisi” sebagaimana harapan masyarakat,” kata Achmad Fauzy melalui amanat Kapolri.

Selain itu, kepada seluruh personel yang terlibat, ia juga himbau agar pastikan ketersediaan perlengkapan pribadi, sarpras dan berbagai fasilitas penunjang lainnya pada setiap Pos Pengamanan, Pos Pelayanan, sehingga mampu mendukung pelaksanaan tugas secara optimal.

Ia juga menambahkan berbagai langkah-langkah yang dilakukan pada pengamanan arus mudik juga harus diterapkan pada arus balik, sehingga personel mampu mengawal perjalanan mudik dari keberangkatan hingga kepulangan agar masyarakat mendapatkan kegembiraan bertemu sanak saudara dan bisa kembali dengan selamat.

Pastikan informasi terkait kebijakan dan perkembangan situasi lalu lintas terkini tersampaikan dengan baik melalui iklan layanan masyarakat dan, lakukan penguatan komunikasi publik, baik menggunakan media TV-Radio nasional maupun lokal, serta media streaming Polri TV-Radio melibatkan tokoh agama, tokoh masyarakat, influencer dan public figure.

“Perkuat Sinergitas dan Soliditas antara petugas pengamanan maupun stakeholder terkait karena hal tersebut merupakan kunci keberhasilan Operasi Ketupat Toba 2024,”harapnya.

Operasi Ketupat Toba 2024 berlangsung selama 13 hari terhitung mulai tanggal 04 s/d 16 April 2024, dengan sasaran segala bentuk potensi gangguan (PG), ambang gangguan (AG) dan gangguan nyata (GN).

“Tujuan digelarnya Operasi Ketupat Toba 2024 adalah dalam rangka menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) selama saat dan pasca Idul Fitri 1445 H yang dapat menghambat dan mengganggu Perayaan Idul Fitri 1445 H / Tahun 2024,” tutupnya.(chp)

  • Bagikan