Polres Sibolga Laksanakan Pam Rapat Pleno Rekapitulasi Perhitungan Suara Pemilu

  • Bagikan
Personel Polres Sibolga memeriksa peserta Rapat Pleno Rekapitulasi Perhitungan Suara Pemilu 2024 Tingkat KPU Kota Sibolga menggunakan metal detector, Kamis (29/2). Waspada/ist
Personel Polres Sibolga memeriksa peserta Rapat Pleno Rekapitulasi Perhitungan Suara Pemilu 2024 Tingkat KPU Kota Sibolga menggunakan metal detector, Kamis (29/2). Waspada/ist

SIBOLGA (Waspada) :Polres Sibolga melaksanakan pengamanan Rapat Pleno Rekapitulasi Perhitungan Suara Pemilu 2024 tingkat KPU Kota Sibolga berbasis Security Risk Assesment (SRA).

Rapat Pleno Rekapitulasi Penghitungan Perolehan Suara Pemilu Tahun 2024 Tingkat KPU Kota Sibolga yang digelar, Kamis (29/2) di Aula Topaz Hotel Wisata Indah Sibolga itu, dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, antara lain Ketua KPU Sibolga Afwan Nasution, Komisioner KPU Sibolga Divisi Teknis Penyelenggaraan, Armansyah Sinaga, dan sejumlah perwakilan dari Instansi terkait, seperti Sekda Kota Sibolga M. Yusuf Batu Bara, serta jajaran kepolisian dan TNI.

Kasi Humas Polres Sibolga, Iptu Suyatno menjelaskan, Security Risk Assesment (SRA) merupakan proses penting yang melibatkan identifikasi, evaluasi, dan analisis potensi risiko serta kerentanan dalam sistem keamanan.

“Proses ini mencakup penilaian terhadap kemungkinan dan dampak potensial dari ancaman keamanan untuk menentukan tingkat risiko dan mengembangkan strategi mitigasi risiko yang tepat,” terang Suyatno, kepada Waspada Kamis (29/2) malam.

Dalam konteks pengamanan Rapat Pleno KPU tersebut, kata Suyatno, Polres Sibolga menggunakan SRA itu untuk mengidentifikasi resiko keamanan yang mungkin muncul baik di dalam maupun di sekitar lokasi acara.

“Dengan demikian, resiko tersebut dapat teridentifikasi dan terkalkulasi, sehingga strategi pengamanan yang efektif dapat dikembangkan dan di implementasikan,” ujarnya.

Adapun langkah-langkah pengamanan yang diambil oleh Polres Sibolga berdasarkan SRA ini, kata Suyatno, mencakup penempatan personel keamanan di titik-titik strategis yang terbagi menjadi 3 lapisan ring, pengawasan ketat terhadap akses masuk dan keluar dengan metal detector, serta koordinasi yang erat dengan pihak terkait lainnya seperti TNI dan instansi terkait lainnya.

“Melalui pengamanan berbasis SRA ini, Polres Sibolga dapat memastikan bahwa rapat pleno KPU tersebut berlangsung dalam kondisi aman dan terkendali, serta memberikan perlindungan maksimal terhadap semua peserta dan fasilitas yang terlibat dalam acara tersebut,” tandasnya.(chp)

  • Bagikan