Polres Taput Bantu Pencarian Korban Banjir Bandang Di Baktiraja

Kirim 17 Personel Dan 1 Alat Berat

  • Bagikan
Polres Taput kirim sebanyak 17 personel dan 1 alat berat untuk membantu pencarian korban hilang akibat peristiwa bencana alam banjir bandang dan tonoh longsor di Desa Simangulappe, Kecamatan Baktiraja , Kabupaten Humbahas, Senin (4/12). Waspada/ist
Polres Taput kirim sebanyak 17 personel dan 1 alat berat untuk membantu pencarian korban hilang akibat peristiwa bencana alam banjir bandang dan tonoh longsor di Desa Simangulappe, Kecamatan Baktiraja , Kabupaten Humbahas, Senin (4/12). Waspada/ist

TAPUT (Waspada) :Kepolisian Resor Tapanuli Utara (Polres Taput) mengirim sebanyak 17 personel dan 1 alat berat untuk membantu pencarian korban hilang atas peristiwa bencana alam banjir bandang disertai tonoh longsor di Desa Simangulappe, Kecamatan Baktiraja, Kabupaten Humbahas, Senin (4/12).

Diketahui, dalam peristiwa yang terjadi pada Jumat (2/12) pukul 21.30 WIB itu dinyatakan ada 12 orang korban yang hilang.

Kapolres Tapanuli Utara, AKBP Johanson Sianturi, melalui Kasi Humas, Ipda Barencus Gultom kepada wartawan, Senin (4/12) menyampaikan, bahwa Polres Tapanuli Utara turut belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada seluruh masyarak yang terdampak langsung maupun tidak langsung atas terjadi peristiwa tersebut.

“Semoga keluarga yang tertimpah musibah, khususnya bagi anggota keluarga yang hilang, semoga tabah menghadapi ujian ini,” ucap Barencus Gultom.

Kata Barencus, sebagai rasa prihatin dengan apa yang dialami masyarakat Desa Simangulappe, Polres Taput menurunkan tim sebanyak 17 personel ditambah 1 alat berat untuk membantu tim terpadu yang sudah bekerja di sana selama 4 hari ini di lokasi kejadian. Diketahui, dalam peristiwa tersebut, ada 12 orang korban yang hilang.

“Namun dengan pencarian oleh tim terpadu dari Brimob Polda Sumut, TNI, Pemda Humbahas, BPBD dan Basarnas, dari 12 orang tersebut 2 telah di temukan dengan keadaan 1 orang masih hidup dalam keadaan luka-luka dan 1 orang meninggal dunia. Untuk saat ini jumlah korban yang dinyatakan hilang tinggal 10 orang lagi,” sebut Barencus Gultom.

“Mudah-mudahan dengan penambahan pasukan sebanyak 17 personel Polres Taput, bisa membantu percepatan pencarian korban dan pengendalian masalah,” tambahnya.

Ia juga mohon doa dan dukungan semua pihak, agar ke 10 orang yang hilang bisa cepat ditemukan dengan keadaan selamat.(chp).

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *