PT AR Gelar Seminar Penerapan ESG Untuk Pertambangan Berkelanjutan

  • Bagikan
PT AR Gelar Seminar Penerapan ESG Untuk Pertambangan Berkelanjutan

Deputy General Manager Operations PT AR Wira Dharma Putra (2 kanan) saat menjelaskan terkait penerapan ESG di PT AR dalam seminar Penerapan ESG untuk Pertambangan Berkelanjutan di aula Pia Hotel, Sibolga, Selasa (5/3). Waspada/Mohot Lubis.

P.SIDIMPUAN (Waspada) : PT Agincourt Resources (AR) beri pencerahan dan penguatan pemahaman kepada wartawan terkait lingkungan, sosial dan tata kelola melalui seminar ESG (Environmental, Social, and Governance) di Aula Pia Hotel, Pandan, Sibolga, Selasa (5/3).

Seminar yang dibuka Deputy General Manager Operations PT AR Wira Dharma Putra tersebut diikuti wartawan dari berbagai media cetak,dan elektronik yang bertugas di Kota Padangsidimpuan, Tapanuli Selatan, Sibolga dan Tapanuli Tengah.

PT AR Gelar Seminar Penerapan ESG Untuk Pertambangan Berkelanjutan
Deputy General Manager Operations PT AR Wira Dharma Putra (3 kanan) foto bersama dengan Guru Besar USU, Prof. Dr. Ing. Ternala Alexander Barus, M.Sc, ( 3 kiri) dan Leonard Panjaitan, Sustainability Specialist Trisakti Sustainability Center (2 kanan) sebagai nara sumber pada acara seminar Penerapan ESG untuk Pertambangan Berkelanjutan di aula Pia Hotel, Sibolga, Selasa (5/3). Waspada/Mohot Lubis.

Untuk memberikan penguatan pemahaman kepada wartawan terkait penerapan ESG itu, PT AR menghadirkan Guru Besar Fakultas MIPA Universitas Sumatera Utara, Prof. Dr. Ing. Ternala Alexander Barus, M.Sc, dan Leonard Panjaitan, Sustainability Specialist Trisakti Sustainability Center sebagai nara sumber.

Sebagai implementasi dari ESG di Tambang Emas Batang Tori, PT AR sebagai pengelolaan Tambang Emas Batang Toru menurunkan Mahmud Subagya, Manager Environmental PT AR dan Rohani Simbolon, Manager Community Development PT AR sebagai pemateri dengan moderator Benny Pasaribu

Deputy General Manager Operations PT AR, Wira Dharma Putra yang juga sebagai petani dalam seminar tersebut menjelaskan tentang komitmen PT AR terkait penerapan aspek ESG dalam pengelolaan Tambang Emas Batang Toru. “ESG bukan hanya menjadi perhatian bagi perusahaan, tapi juga jadi perhatian masyarakat,” ucapnya,

Sebagai wujud dari penerapan aspek ESG di AR, ujar Wira, pihaknya telah menanam 8510 bibit pohon di berbagai tempat.Kemudian 42 bangunan di di lingkungan PT AR sudah gunakan solar panel sebagai sumber energi.” Dari 42 solar panel itu, mampu menghasilkan 190.000 kWh,” ungkapnya.

Guru Besar Fakultas MIPA Universitas Sumatera Utara, Prof. Dr. Ing. Ternala Alexander Barus, M.Sc, menjelaskan tentang pemantauan air sisa proses tambang dan kualitas air sungai Batang Toru.” Titik pengambilan sample air sungai Batang Toru senanyak 25 titik dan pengambilan sample untuk diteliti sekali dalam 3 bulan, “

Berdasarkan hasil uji laboratorium, ungkap, Ternala kadar limbah yang terkandung di sungai Batang Toru masih dibawah baku mutu ambang batas.” Selain pada kualitas air, kami juga melakukan uji laboratorium terhadap biota air dan hasil masih aman untuk dikonsumsi.” ungkapnya.

Pengujian kualitas air sungai Batang Toru dari sample yang diambil Tim Terpadu Pemantau Kualitas Air Sisa Proses Tambang Emas Martabe bertujuan untuk memastikan bahwa kualitas pencemaran sungai Batang Toru masih dibawah baku mut ambang batas dan biota air yang terkandung didalam aman untuk dikonsumsi.”Biota air yang hidup di sungai Batang Toru sebanyak 35 jenis,” ungkapnya.

Manager Community Development PT AR, Rohani Simbolon menjelaskan tentang pengembangan dan pemberdayaan masyarakat yang dilakukan PT AR sebagai pengelola Tambang Emas Martabe Batang Toru. “Ada tiga hal yang ingin kami capa dari pemberdayaan ekonomi masyarakat di lingkaran tambang.

Ketiga sasaran yang ingin dicapai PT AR itu adalah penganekaragaman dan pengembangan mata pencaharian berbasis potensi lokal, pengembangan ragam sentra usaha berbasis potensi lokal dan pengembangan pusat pelatihan kewirausahaan, industri kreatif dan pertanian berkelanjutan.

Mahmud Subagya, Manager Environmental PT AR mengatakan bahwa lahan konsesi PT AR seluas 130 ha dan yang sudah dikelola baru sekira 2.000 ha.Dari 2.000 ha itu, yang di buka untuk lahan tambang baru sekira 600 ha. (a39).

  • Bagikan