Puluhan Massa Demo Kantor Bupati Dan Polres Taput

Tuntut Publikasi Penggunaan Dana PEN, ASN Netral Dan Tindak Oknum ASN Diduga Mesum

  • Bagikan
Puluhan Massa Demo Kantor Bupati Dan Polres Taput
Puluhan massa mengatasnamakan diri Aliansi Masyarakat Tapanuli Utara melakukan aksi unjuk rasa di halaman Kantor Bupati Tapanuli Utara, Senin (15/1). Waspada/Ist

TAPUT (Waspada): Puluhan massa mengatasnamakan diri Aliansi Masyarakat Tapanuli Utara melakukan aksi unjuk rasa di halaman Kantor Bupati Tapanuli Utara dan Polres Tapanuli Utara, Senin (15/1) meminta Bupati Tapanuli Utara agar menjaga netralitas dan menindak oknum ASN dan oknum kepala desa yang terlibat dalam kontestasi politik 2024.

Selain itu, mereka juga meminta kepada Bupati Tapanuli Utara agar menindak oknum ASN yang diduga mempunyai 2 istri dan juga oknum ASN yang diduga melakukan perbuatan mesum.

Massa yang dipimpin Tulus Nababan ini juga meminta transparansi bupati untuk mempublikasikan penggunaaan dana pemulihan ekonomi nasional (PEN) dan defisit anggaran yang dialami Pemkab Taput, karena menurut mereka itu adalah utang dan yang membayarnya adalah rakyat melalui pajak dari seluruh rakyat Taput.

“Kami ingin tahu apa dan bagaimana penggunaan pinjaman Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) di Taput,” teriak massa.

Dalam orasi mereka agar Bupati Tapanuli Utara di akhir masa jabatannya harus mencerminkan sikap kepemimpinan yang baik, jangan ada pola perbedaan antara yang melakukan unjuk rasa yang pro maupun yang kontra.

Puluhan Massa Demo Kantor Bupati Dan Polres Taput
Koordinator massa dari Aliansi Masyarakat Tapanuli Utara, Tulus Nababan sewaktu menyerahkan tuntutan mereka kepada Kapolres Taput, Ernis Sitinjak di ruang kerjanya, Senin (15/1). Waspada/Ist

“Bupati harus hadir dan menyampaikan statemen agar seluruh ASN, Kepala Desa dan P3K harus netral dalam Pemilu 2024,” teriak massa.

Hampir satu jam para pendemo melakukan aksinya di halaman kantor bupati, namun mereka tidak puas atas jawaban pihak Pemkab Taput melalui Asisten II, Binhot Aritonang.

Para pendemo kemudian melanjutkan aksi unjuk rasa ke Polres Tapanuli Utara yang jaraknya puluhan meter dari Kantor Bupati Taput.

Saat melakukan orasi di halaman Mapolres Taput, para pendemo pun ditemui Kasi Humas, Aiptu Walfon Baringbing. Di hadapan pendemo, Ia menyampaikan agar Aliansi Masyarakat Tapanuli Utara tersebut mengutus perwakilannya untuk bertemu dengan Kapolres Taput, AKBP Ernis Sitinjak.

Ada sekitar 5 orang utusan pendemo menemui dan menyampaikan beberapa tuntutan mereka juga dokumen terkait dugaan korupsi Dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) kepada Kapolres Taput.

Kepada Kapolres, mereka berharap agar apa yang disampaikan mereka dapat ditindak lanjuti sesuai aturan hukum yang berlaku.

Kapolres Taput, Ernis Sitinjak pun menerima dan akan mempelajari tuntutan para pendemo sebagai langkah untuk proses selanjutnya.

Ia juga mengapresiasi para pengunjuk rasa karena aksinya berjalan dengan tertib dan damai.(chp)

  • Bagikan