Putra Asli Madina Maju Caketum PB HMI

  • Bagikan

MADINA (Waspada): Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) direncanakan akan menggelar Kongres XXXII yang akan digelar di Kota Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar) pada tanggal 24-29 November 2023 mendatang.

Sebelumnya, Kongres pada awalnya akan digelar Oktober 2023 ini, namun panitia melakukan perubahan jadwal hingga menetapkan Kongres pada 24 November 2023 mendatang.

Sejumlah nama mulai bermunculan untuk merebut kursi Ketua Umum pada Kongres HMI XXXII mendatang. Salah satunya adalah Imam Rinaldi Nasution yang telah resmi mendaftarkan diri untuk maju menjadi calon ketua umum HMI pada kongres mendatang.

Untuk diketahui, Imam Rinaldi Nasution merupakan putra asli Kabupaten Mandailing Natal (Madina) atau tepatnya lahir dan besar di desa kecil bernama desa Muara Siambak, Kecamatan Kotanopan, Kabupaten Mandailing Natal, Provinsi Sumatera Utara (Sumut).

Pengalaman organisasi di HMI yang telah lama ia geluti membawa nama Imam Rinaldi Nasution hingga menjadi Pengurus Besar (PB HMI). Bermodal pengalaman inilah Imam pun memberanikan diri untuk maju menjadi calon ketua umum PB HMI pada Kongres XXXII.

Putra Asli Madina Maju Caketum PB HMI
Imam Rinaldi Nasution mendaftarkan diri maju sebagai calon ketua umum PB HMI periode 2023-2025. Waspada/Ist

Imam yang saat ini menjabat sebagai Ketua Bidang Pembangunan Demokrasi Politik dan Pemerintahan PB HMI periode 2021-2023 mengambil formulir pendaftaran bakal calon kandidat ketua umum di sekretariat PB HMI jalan Sultan Agung No. 25A, Setia Budi, Jakarta Selatan, Jumat (20/10).

Dalam keterangannya secara langsung kepada Waspada Sabtu, (21/10), Imam meminta doa dan dukungan dari seluruh masyarakat Sumatera Utara khususnya Kabupaten Mandailing Natal dalam pencalonan dirinya untuk maju sebagai Caketum PB HMI periode 2023-2025 mendatang.

“Dalam pendaftaran calon Ketua Umum PB HMI ini, saya sebelumnya telah meminta izin dan do’a restu kepada kedua orang tua saya, kepada senior-senior saya di Sumatera Utara Khusunya Kota Medan dan keluarga besar HMI. Untuk ini saya memantapkan niat untuk mencalonkan diri sebagai bakal calon kandidat Ketua Umum PB HMI,” terangnya.

Imam yang merupakan kader HMI asal Cabang Medan Badko HMI Sumatera Utara dalam pencalonan ini akan mengusung tagline “HMI Transisi, Reformulasi Arah Gerak HMI”. Menurutnya, tagline transisi ini berartikan transisi organisasi agar terus dapat bersaing secara nasional dan global, mengingat perkembangan dan tantangan zaman yang semakin hari semakin berubah.

“Ada empat poin yang kita rumuskan untuk mencapai HMI transisi tersebut, yakni pertama revitalisasi sistem, ketahanan ekonomi mandiri dan organisasi, character building dan distribusi lini sektor,” jelasnya.

Imam mengaku memiliki semangat dan sangat terdorong untuk mencalonkan diri sebagai Ketua Umum PB HMI. Dimana menurutnya ini merupakan langkah yang tepat karena pada sejarahnya belum pernah ada Ketua Umum PB HMI yang berasal dari cabang HMI Provinsi Sumatera Utara.

“76 tahun sudah usia HMI, dan HMI Cabang Medan sendiri sudah berdiri sejak tahun 1952, tapi belum pernah kader asal Medan dan bahkan Sumatera Utara menjadi Ketua Umum, maka sudah saatnya cabang HMI se- Sumatera Utara menyamakan persepsi dan bersatu padu dalam menyongsong kongres nanti. Untuk itu Bismillah, sesuatu yang dimulai harus dituntaskan,” pungkasnya. (cah)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *