Sumut

Rakor Pendidikan Deliserdang, Bupati Ingatkan Kepsek Harus Bisa Lahirkan Generasi Unggul

Rakor Pendidikan Deliserdang, Bupati Ingatkan Kepsek Harus Bisa Lahirkan Generasi Unggul
Bupati Deliserdang, Asri Ludin Tambunan memimpin Rapat Peningkatan Kinerja Kepala Sekolah bersama Wabup Lom Lom Suwondo di Grha Bhineka Perkasa Jaya, Lubuk Pakam, Selasa (31/3/26). Waspada.id/Ist
Kecil Besar
14px

LUBUKPAKAM (Waspada.id): Bupati Deliserdang, dr H.Asri Ludin Tambunan menegaskan, peningkatan kualitas pendidikan harus dimulai dari integritas, kedisiplinan, dan mentalitas kepala sekolah serta guru, bukan semata bergantung pada fasilitas.

Penegasan tersebut disampaikan Bupati Asri Ludin Tambunan saat memimpin Rapat Peningkatan Kinerja Kepala Sekolah bersama Wakil Bupati (Wabup), Lom Lom Suwondo SS, di Grha Bhineka Perkasa Jaya, Lubukpakam, Selasa (31/3/26).

Rapat tersebut juga dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Deliserdang, Dedi Maswardy MAP, pejabat pemkab terkait, para kepala SD dan SMP, Dewan Pendidikan, para camat, dan jajaran Dinas Pendidikan Kabupaten Deliserdang.

Bupati Asri Ludin Tambunan menekankan bahwa lingkungan belajar yang disiplin dan berkualitas dapat diciptakan tanpa harus menunggu kelengkapan sarana dan prasarana.

“Tanpa harus menunggu fasilitas yang lengkap, kepala sekolah dan guru harus mampu menciptakan lingkungan belajar yang disiplin dan berkualitas. Yang dibutuhkan adalah hati dan mental,” tegasnya.

Ia juga menyoroti pentingnya kualitas lulusan dibandingkan kuantitas. Menurutnya, pendidikan harus mampu melahirkan generasi yang unggul dan berdaya saing.

“Kita tidak butuh seribu lulusan jika semuanya tidak berkualitas. Lebih baik sedikit, tapi menjadi pemimpin di masa depan,” sebutnya.

Selain itu, Asri Ludin juga meminta kepala sekolah berupaya menjadikan sekolah sebagai “rumah kedua” bagi siswa, dengan menghadirkan perhatian, kasih sayang, serta pembinaan, khususnya bagi anak-anak yang menghadapi persoalan di lingkungan keluarga.

Dalam upaya memperkuat evaluasi kinerja tenaga pendidik, Bupati mengungkapkan akan menerapkan sistem penilaian 360 derajat yang melibatkan berbagai pihak.

“Kita akan terapkan penilaian 360. Murid bisa melakukan penilaian terhadap guru, begitu juga orang tua. Sesama rekan sejawat pun wajib memberikan penilaian. Dari situ akan terlihat, apakah seorang guru masih layak atau tidak untuk mengajar,” ungkapnya.

Bupati turut menyoroti praktik penggantian tugas guru oleh pihak lain. Hal itu katanya Ia merupakan pelanggaran dan akan ditindak tegas, baik kepada guru yang bersangkutan maupun kepala sekolah.

“Tidak boleh ada guru yang tugasnya digantikan orang lain. Jika ditemukan, kepala sekolahnya akan ikut ditindak. Kita tidak main-main dalam hal ini,” tuturnya.

Sebagai bagian dari penguatan pengawasan dan pembinaan disiplin, Bupati juga menginstruksikan kepala sekolah untuk mendokumentasikan aktivitas siswa setiap pagi dan menginstruksikan Dewan Pendidikan untuk turun ke sekolah-sekolah melakukan pengawasan.

Karena itu, ia menargetkan adanya perubahan signifikan dalam tiga bulan ke depan melalui evaluasi dan pembenahan menyeluruh.

Sementara itu, Wabup Lom Lom Suwondo menambahkan bahwa rakor pendidikan dilakukan untuk menyamakan persepsi atas permasalahan yang terjadi di dunia pendidikan. Lom Lom menyebutkan, peningkatan kualitas pendidikan sangat ditentukan oleh kualitas guru dan manajemen sekolah.

“Kita ingin mengetahui apakah menurunnya kualitas pendidikan disebabkan oleh fasilitas sekolah atau justru kualitas tenaga pendidiknya,” ujarnya.

Dia menekankan pentingnya integritas, dedikasi, dan kompetensi guru, serta peran strategis kepala sekolah dalam membina dan mengawasi kinerja tenaga pendidik.

Wabup juga mengingatkan bahwa peran guru tidak hanya sebatas memenuhi jam mengajar, tetapi memastikan perkembangan siswa secara menyeluruh.(Id.28)

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE