BINJAI (Waspada): Sampah di Kota Binjai semakin menjadi momok menakutkan. Di sepanjang Jalan Tengku Amir Hamzah, Jati Utomo, dan Jalan Perintis Kemerdekaan, tumpukan sampah mengganggu pengendara. Meski sudah dilaporkan sejak Maret, tapi persoalan ini tak ada solusi nyata.
Ironinya, Chairin juga menjabat sebagai Plt. Dinas Perhubungan. Dengan dua jabatan sekaligus, Chairin tampaknya tidak fokus menangani persoalan vital seperti sampah.
Ida, 43, warga Jati Utomo, tak bisa menyembunyikan kekecewaannya. “Sampah di sini sudah hampir sebulan tidak diangkut. Bau dan kotorannya membuat kami tidak nyaman,” ujarnya kesal, Kamis (19/5).
Ida menegaskan, masyarakat sudah muak dengan alasan klasik. Bahkan, alasan truk rusak seakan menjadi pembenaran yang tidak masuk akal.
“Kalau anggaran efisiensi, ya carilah solusi. Jangan biarkan sampah menumpuk seperti ini. Jika pejabatnya tidak mampu bekerja maksimal, lebih baik carikan pengganti yang lebih kompeten,” tegasnya.
Plt Kadis DLH Binjai, H. Chairin F Simanjuntak, mengaku tiga truk sampah sedang rusak. “Ya bentar ya, truk kita 3 rusak nanti truk yang lain akan ke lokasi setelah ancaknya diangkat,” ucapnya via WhatsApp.
Dalih truk rusak masih menjadi jawaban pihak terkait untuk menutupi persoalan sampah yang menumpuk di beberapa titik. Meski persoalan sudah diketahui, tetapi hal tersebut hingga kini tak kunjung diatasi. (han)











