Sumut

Ratusan Perahu Nelayan Pantai Labu Bersandar, Aktivitas Melaut Dihentikan Sementara

Ratusan Perahu Nelayan Pantai Labu Bersandar, Aktivitas Melaut Dihentikan Sementara
Ratusan perahu nelayan di kawasan Pantai Labu tampak bersandar di sepanjang pinggiran Sungai kenang saat perayaan Lebaran Idul Fitri, Minggu (22/3/26).Waspada id/Idris Lubis
Kecil Besar
14px

PANTAI LABU (Waspada.id): Ratusan perahu nelayan di kawasan Pantai Labu tampak bersandar di sepanjang pinggiran Sungai Kenang (muara laut) saat perayaan Lebaran Idul Fitri. Kondisi ini berbeda dari hari biasanya, di mana perahu-perahu tersebut aktif hilir mudik menuju perairan Selat Malaka untuk mencari ikan.

Pantauan Waspada.id pada momen lebaran kedua, Minggu (22/3/26) menunjukkan tidak ada satu pun perahu yang bergerak melaut. Riak air sungai yang biasanya dipenuhi aktivitas nelayan terlihat tenang tanpa lalu lintas perahu.

Akbar, seorang nelayan mengatakan, mereka telah menghentikan aktivitas melaut sejak satu hari sebelum Idulfitri.

“Satu hari sebelum lebaran, kami para nelayan sudah menghentikan aktivitas mencari ikan,” kata Akbar dengan logat Melayunya.

Dikatakan Akbar, penghentian sementara tersebut dilakukan untuk merayakan Hari Raya Idul Fitri, sekaligus mempererat silaturahmi dengan keluarga.

“Ini kami lakukan untuk merayakan lebaran dan bersilaturahmi dengan orang tua, saudara, dan kerabat,” tuturnya.

Ia menambahkan, para nelayan diperkirakan kembali melaut beberapa hari setelah Lebaran.

“Kemungkinan kami akan kembali mencari ikan sekitar lima hari setelah lebaran, meskipun ada juga yang mulai tiga hari atau lebih, tergantung masing-masing nelayan,” paparnya.

Menurutnya, tidak ada aturan khusus yang mengikat nelayan terkait waktu kembali melaut. Keputusan sepenuhnya diserahkan kepada masing-masing individu sesuai kebutuhan dan kondisi.

Situasi ini menjadi tradisi tahunan bagi nelayan Pantai Labu yang memanfaatkan momen lebaran untuk beristirahat dari aktivitas rutin, sekaligus berkumpul bersama keluarga.(id.28/Idris Lubis)

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE