Sumut

Rumah Warga Nagur Nyaris Ludes Terbakar Saat Tarawih

Rumah Warga Nagur Nyaris Ludes Terbakar Saat Tarawih
Api membakar bagian atap rumah semi permanen milik warga Dusun I, Desa Nagur, Kecamatan Tanjung Beringin, Sergai, saat pemilik rumah dan warga sekitar tengah melaksanakan salat tarawih, Kamis (26/2/2025). Waspada.id/Ist
Kecil Besar
14px

SERGAI (Waspada.id): Satu rumah semi permanen milik Nazlia, 61, warga Dusun I, Desa Nagur, Kecamatan Tanjung beringin, Kabupaten Serdangbedagai (Sergai), nyaris ludes terbakar pada Kamis (26/2/2025) malam.

Peristiwa terjadi saat warga sekitar sedang melaksanakan salat tarawih, dan rumah korban diduga dalam kondisi kosong.

Kebakaran pertama kali diketahui tetangga korban, Sarah, 47, setelah mendengar jeritan anak-anak yang bermain di sekitar lokasi. “Saat itu saya sedang berada di dalam rumah. Tiba-tiba terdengar jeritan anak-anak dari luar. Begitu saya buka pintu, api sudah memenuhi bagian dalam rumah yang terbakar,” ujar Sarah.

Kondisi rumah semi permanen milik warga Dusun I, Desa Nagur, Kecamatan Tanjung Beringin, Sergai, pascakebakaran pada Kamis (26/2/2026) malam. Waspada.id/Bambang

Melihat kobaran api membesar, Sarah bersama warga sekitar berupaya menyelamatkan barang-barang yang masih bisa diamankan. “Saya langsung masuk ke dalam untuk mengamankan barang-barang, sementara warga lain mengambil air dari kamar mandi rumah saya. Warga lainnya membantu memadamkan api menggunakan air seadanya,” katanya.

Beruntung, kondisi angin tidak kencang sehingga api tidak merembet ke rumah lain yang berdekatan. “Kalau angin besar, kami tidak tahu lagi bagaimana nasib rumah-rumah di sekitar sini,” tambah Sarah.

Kepala Dusun I Desa Nagur, Khairul Nazli alias Uli, menyebut kebakaran terjadi saat dia dan warga tengah salat tarawih di mushala berjarak sekitar 50 meter dari lokasi. “Saat saya menjadi imam, pada rakaat ke-16 terdengar teriakan dari luar agar salat dihentikan karena ada rumah terbakar,” ucapnya.

Lanjutnya, jemaah pun langsung keluar dan bersama warga memadamkan api. Dalam kejadian itu, meteran listrik sempat meledak akibat besarnya kobaran api di bagian atap.

Sementara, petugas Polsek Tanjung Beringin dipimpin Kanit Reskrim Ipda Restu Hutasuhut turun ke lokasi untuk pengamanan dan penyelidikan. “Berdasarkan pemeriksaan sementara dan keterangan saksi, api diduga berasal dari korsleting arus listrik di bagian atas rumah. Kami masih melakukan pendalaman, dalam peristiwa itu tak ada korban jiwa,” tegas Ipda Restu. (bs)

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE