PANYABUNGAN (Waspada.id): Safari Ramadan Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) pada hari ke-25 berlangsung di Masjid Baiturrahman Arrohim, Jalan ABRI, Kelurahan Panyabungan II, pada Minggu (15/3/2026).
Bupati H. Saipullah Nasution dan rombongan mengikuti salat Subuh berjemaah di masjid tersebut. Orang nomor satu di Pemkab Madina itu pun didaulat sebagai imam.
Usai salat, Saipullah menjelaskan Safari Ramadan Pemkab Madina bertujuan mendekatkan diri dengan masyarakat. Kegiatan tersebut berlangsung tidak hanya mengikuti salat Subuh, tapi juga salat Jumat, Isya dan Tarawih, serta buka puasa bersama.

“Kehadiran pemerintah dalam hal ini untuk bersilaturahmi serta mendengarkan aspirasi masyarakat untuk menjadi catatan dan atensi kami nantinya,” kata dia.
Dalam kesempatan ini, Saipullah mengungkapkan bahwa di Madina harga bahan pokok dan bahan penting lainnya cenderung naik menjelang Idulfitri. Hal ini pun menjadi perhatian serius pemerintah.
“Beras, telur, daging, ikan, minyak menjadi perhatian serius bagi pemerintah dan memerintahkan baik lurah, kepala desa ikut terlibat dalam memantau harga kebutuhan,” sebut dia.
Di sisi lain, bupati kembali mengingatkan peran aktif masyarakat dalam mengawasi program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dia menambahkan, anggaran satu porsi Rp15.000 dengan Rp5.000 dialokasikan sebagai biaya operasional.
“Berarti yang harus dihidangkan Rp10.000 setiap porsinya. Bila tidak sesuai dengan ketentuan, kami dari pemerintah bisa mencabut izinnya, dan itu salah satu bentuk korupsi bila mengurangi porsinya,” jelas Saipullah.

Tokoh masyarakat Kelurahan Panyabungan II H. Wahiddin Arjun Rambe berterima kasih atas kedatangan bupati dan rombongan. “Dengan kedatangan bupati dan rombongan semoga membawa keberkahan bagi masyarakat Madina,” kata dia.
Kegiatan safari Subuh ditutup dengan penyerahan kain sarung, mukena, dan Al-Qur’an kepada pengurus BKM masjid Baiturrahman Arrohim.(id100)











