Sebelum Ramadan, Masyarakat Lakukan Ziarah Kubur

  • Bagikan
NAMPAK masyarakat menziarahi almarhum orang tua, sanak famili dan keluarga di area perkuburan umum Kampung Panjang Desa Padang Genting Kecamatan Talawi, Batubara. Waspada/Iwan Has
NAMPAK masyarakat menziarahi almarhum orang tua, sanak famili dan keluarga di area perkuburan umum Kampung Panjang Desa Padang Genting Kecamatan Talawi, Batubara. Waspada/Iwan Has

  LABUHANRUKU (Waspada): Masyarakat muslim melakukan ziarah kubur sebelum Ramadan. Salah satunya di area tanah wakaf umum di ruas jalan Kampung Panjang Desa Padang Genting, Kecamatan Talawi, Kabupaten Batubara, Minggu (10/3).

  Di tempat ini masyarakat melakukan ziarah kubur orang tua, sanak keluarga yang telah menduhului mereka menghadap sang khalik.

  “Mereka ini sudah datang berziarah sejak sepekan lalu hingga sekarang, baik secara perorangan maupun bersama keluarga,” sebut Hasanuddin tokoh masyarakat desa setempat yang tinggal tidak jauh dari tanah wakaf perkuburan umum.

  Indonesia memiliki sejumlah tradisi yang dilakukan, salah satunya ziarah kubur sebelum Ramadhan. “Tradisi ini cukup lazim dilakukan untuk membersihkan area perkuburan orang tua maupun sanak keluarga yang telah berpulang sambil mengirimkan doa” ujarnya.

     Ziarah atau mendatangi makam/perkuburan orang yang sudah meninggal dengan tujuan untuk mendoakan mereka, mengirim surat Al-Fatihah, atau bacaan Al-Qur’an lainnya.

  “Ini biasanya dilakukan pada momen-momen tertentu, salah satunya pada saat menjelang Ramadan seperti sekarang,” terangnya.

  Khasim penjaga tanah wakaf  mengatakan, mereka umumnya berziarah di waktu pagi dan sore hari (lepas waktu Ashar). “Waktu ini area kuburan nampak ramai oleh penziarah, sampai memasuki puasa Ramadan,” ujar Pak Khasim akrab disapa.

  Mereka ziarah mengirimkan doa membacakan ayat-ayat Al-Quran sambil bersih-bersih kuburan maupun batu nisan yang terpasang.(a.18)

  • Bagikan