Sumut

Seluruh Korban Longsor di Sibolangit Telah Ditemukan

Seluruh Korban Longsor di Sibolangit Telah Ditemukan
Petugas dan warga saling bergotongroyong membuka jalan yang sempat tertimbun Longsor di Kecamatan Sibolangit. Waspada.id/Ist
Kecil Besar
14px

LUBUKPAKAM (Waspada.id): Pemerintah Kabupaten Deliserdang memastikan seluruh korban peristiwa tanah longsor di Desa Sembahe, Kecamatan Sibolangit, telah ditemukan.

Operasi Tm SAR Gabungan resmi ditutup, sementara penanganan dampak longsor di sejumlah titik lainnya masih terus berlangsung.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Deliserdang, Mukti Ali Harahap, Rabu (8/4/26) malam menyampaikan bahwa proses evakuasi dan pencarian korban telah selesai dilaksanakan.

“Seluruh korban tanah longsor di Desa Sembahe telah berhasil ditemukan dan dievakuasi. Operasi SAR gabungan juga sudah resmi ditutup, dan saat ini kami fokus pada penanganan lanjutan di lokasi terdampak,” papar Mukti Ali Harahap.

Ia menjelaskan, dalam kejadian tersebut tercatat 5 orang meninggal dunia dan 1 orang mengalami luka ringan. Selain itu, longsor juga menyebabkan kerusakan pada rumah warga, serta satu unit fasilitas ibadah.

Saat ini, tambahnya, lokasi terdampak di Desa Sembahe telah diamankan oleh pihak kepolisian dengan pemasangan garis pembatas. Pemerintah juga akan melaksanakan pembersihan lanjutan melalui gotong royong setelah kondisi dinyatakan aman.

Di titik lain di Kecamatan Sibolangit, seperti Desa Batu Belin dan Desa Tambunen, material longsor yang menutup badan jalan telah berhasil dibersihkan. Namun, masih terdapat jalur yang hanya dapat dilalui satu arah sehingga memerlukan kewaspadaan pengguna jalan.

“Di Sibolangit, titik longsor ada di lima desa. Titik longsor di Desa Tambunen saat ini hanya bisa diakses satu jalur,” sebutnya.

Sementara itu, di Kecamatan STM Hilir, Desa Penungkiren, akses jalan penghubung antar kecamatan yang sempat terganggu akibat material longsor. Hingga saat ini, jalur tersebut telah dibersihkan.

BPBD bersama unsur terkait tetap siaga di lapangan untuk mengantisipasi potensi bencana susulan, seiring kondisi cuaca yang masih berpotensi hujan dengan intensitas tinggi.

“Seluruh titik longsor yang terjadi diawali hujan deras pada Selasa malam. Kepada masyarakat diimbau untuk tetap waspada, khususnya di wilayah rawan longsor, serta segera melaporkan jika terjadi kondisi darurat,” pungkasnya.(Id.28)

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE