Sumut

Senyum Santri dan Motivasi Purnawirawan: Potret Hangat Buka Puasa PPAD Sumut di Ponpes Mazilah Darussalam

Senyum Santri dan Motivasi Purnawirawan: Potret Hangat Buka Puasa PPAD Sumut di Ponpes Mazilah Darussalam
Kecil Besar
14px

DELISERDANG (Waspada.id): Matahari mulai condong ke barat di Desa Sampali, Kecamatan Percut Seituan, Kamis (12/3). Kehangatan justru baru saja dimulai di pelataran Pondok Pesantren (Ponpes) Mazilah Darussalam.

Sore itu, seragam khas Persatuan Purnawirawan TNI Angkatan Darat (PPAD) Sumatera Utara tampak membaur harmonis dengan sarung dan kopiah para santri dalam perhelatan bertajuk “Menguatkan Silaturahmi, Merajut Kebersamaan”.

Kehadiran tokoh-tokoh senior seperti Pangdam I/BB Mayjen TNI Hendy Antariksa diwakili staf Bintaldam I/BB Kapten Inf Irwan, Mayjen TNI (Purn) Haposan Silalahi, Brigjen TNI (Purn) Dr. Ahwan Ismadi, dan Brigjen TNI (Purn) Gatot Eko Puruhito, seolah meruntuhkan sekat jabatan. Mereka duduk bersila di antara para santri, menyimak tausiah dari Buya M. Dahrul Yusuf yang menyejukkan hati. Suasana khidmat menyelimuti pelataran pondok saat petuah tentang pentingnya menjaga persaudaraan disampaikan.

Momen paling menyentuh terjadi saat sesi penyerahan bantuan secara simbolis. Sambil menyerahkan paket beras, minyak goreng, dan bingkisan, Ketua PPAD Sumut, Kolonel Cba (Purn) Ganda Simanjuntak, tampak membisikkan pesan penyemangat kepada salah satu santri.

“Belajarlah yang rajin, Nak. Masa depan bangsa ini ada di pundak kalian. Kami yang sudah purna tugas ini hanya ingin memastikan kalian punya bekal untuk terus melangkah,” ujar Ganda dengan nada haru, yang disambut cium tangan takzim dari sang santri.

Bagi para santri, kehadiran para purnawirawan ini membawa kesan mendalam. Salah seorang santri yang menerima bantuan tak kuasa menyembunyikan kebahagiaannya. “Rasanya seperti dikunjungi kakek sendiri. Bukan cuma soal bingkisannya, tapi perhatian dan cerita-cerita bapak-bapak purnawirawan tadi yang membuat kami merasa sangat dihargai,” ungkapnya dengan wajah berseri.

Lebih dari sekadar pembagian 250 kg beras dan 120 liter minyak goreng, serta 100 goodie bag berisi biskuit, sarung dan tali asih, kegiatan ini menjadi ruang bagi PPAD untuk menyerap aspirasi warga pesantren. Semangat pengabdian mereka tetap membara, selaras dengan cita-cita besar Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dalam memperkokoh ketahanan sosial.

Saat azan Magrib berkumandang, segelas teh manis dan kurma menjadi pembuka keberkahan. Sore itu, di bawah atap Ponpes Mazilah Darussalam, semua yang hadir sepakat bahwa silaturahmi adalah jembatan hati yang menyatukan doa dan harapan untuk Indonesia yang lebih harmonis.(id60)

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE