PANYABUNGAN (Waspada.id): Badan Gizi Nasional (BGN) Wilayah I membekukan sementara operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bukit Malintang, Kabupaten Mandailing Natal (Madina).
Keputusan ini diambil setelah ditemukan masalah terkait standar kebersihan, termasuk praktik pencucian wadah makanan di aliran sungai yang viral di media sosial dan daring.
“Keputusan ini menyusul temuan terkait standar kebersihan, termasuk praktik pencucian wadah makanan di aliran sungai yang sempat memicu sorotan, baik di medsos dan media online,” ujar Satgas MBG Madina, Hasnul Habib, Rabu (11/02) saat menerima mahasiswa IMA Madina STAIN yang melakukan aksi demonstrasi terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kantor Bupati.
Habib menunjukkan surat resmi bernomor 321/D.TWS 02/2026 yang ditandatangani Direktur Pemantauan dan Pengawasan Wilayah I BGN, Dr. Harjito, yang memuat langkah penghentian operasional tersebut.
Keputusan berdasar hasil investigasi lapangan yang menunjukkan fasilitas SPPG belum memenuhi standar sanitasi dan keamanan pangan sesuai Surat Edaran Kepala BGN Nomor 4 Tahun 2025. Salah satu poin utama adalah krisis pasokan air bersih di lokasi, yang membuat petugas terpaksa mencuci food tray atau ompreng di sungai terbuka.
Tindakan tersebut dinilai melanggar prosedur keamanan pangan nasional, meskipun sebelumnya telah dibenarkan oleh pengelola SPPG setempat, Wahyu Nuin Batubara. Pihak perwakilan BGN di Madina, Dr. Doni Damara, belum memberikan pernyataan resmi terkait langkah perbaikan meskipun telah dicoba dikonfirmasi.
Dalam dokumen keputusannya, Dr. Harjito menegaskan penghentian sementara ini merupakan bagian dari upaya percepatan pengelolaan keamanan pangan yang tidak bisa ditawar. “Penghentian sementara ini dilakukan karena belum terpenuhinya standar kebersihan, sanitasi, dan keamanan pangan sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam Surat Edaran Kepala BGN,” tertulis dalam suratnya.
Wahyu Nuin yang dihubungi melalui selular dan WhatsApp tidak memberikan jawaban serta tidak menyahuti panggilan wartawan.(id100)











