Simon Toni Malau Buka MTQ Ke-7 Kecamatan Sitinjo

  • Bagikan
Simon Toni Malau Buka MTQ Ke-7 Kecamatan Sitinjo
CAMAT Sitinjo Simon Toni Malau (tengah) menabuh Rebana tanda dibukanya MTQ ke -7 Kecamatan Sitinjo Kab.Dairi.Waspada/Kartolo Munte

SIDIKALANG (Waspada): Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke -7 Kecamatan Sitinjo Kabupaten Dairi  Tahun 2023 resmi dibuka Camat Sitinjo Simon Toni Malau, Rabu (22/2) di komplek Masjid Nurul Iman Sitinjo I Kecamatan Sitinjo Kab Dairi.

Selain pembukaan MTQ ke-7 juga dirangkai dengan pelantikan Pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kecamatan Sitinjo.

Ketua Panitia Pelaksana Lagimin melaporkan, 
dalam pelaksanaan MTQ Kec. Sitinjo thun 2023 diikuti 81 orang peserta dengan cabang yang dilombakan sebanyak 8 cabang.

Lagimin juga mengatakan, melalui MTQ  dapat meningkatkan kualitas SDM yang unggul dan Qur’ani serta untuk meningkatkan masyarakat yang religius dan moderat.

Hadir pada acara  MTQ itu, Camat Sitinjo Simon Toni Malau, Kakan Kemenag Dairi Riswan Gaja, Kasubbag TU Kemenag Dairi Mahdi Kudadiri,KUA Sitinjo Khairil Anwar, Kapolsek Sidikalang Kota AKP Sukanto Berutu,Sekretaris LPTQ Kab.Dairi Lindung Kaloko, Ketua MUI Kecamatan Sitinjo Kamrul Situmeang, Ketua LPTQ Kec Sitinjo, para Kepala Desa se – Keca Sitinjo, Lurah Panji Dabutar, para kepala sekolah se – Kec Sitinjo, Kapus Sitinjo, mewakili Danramil Sidikalang Kota, Babhinkamtibmas, Babinsa, serta undangan lainnya.

Kades Sitinjo I Parulian Kudadiri menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia yang bersatu padu mensukseskan dan terselenggaranya MTQ ke- 7 dan harapannya berlangsung sukses.

Kakan Kemenag Kab Dairi H.Riswan Gaja dalam sambutannya mengajak seluruh hadirin untuk terus belajar membaca Alquran. “Jangan hendak jelang pelaksanaan perlombaan baru belajar,” ujarnya.

” Untuk mendapat juara itu kuncinya adalah tetap belajar.Orang tua harus juga memotivasi anak anak untuk terus belajar dan latihan membaca Alquran,” pungkasnya.

Kemudian Kemenag menghimbau agar tetap menjaga moderasi beragama. Sebab setiap agama memiliki Kitab suci masing’masing. “Intinya adalah moderasi beragama itu adalah saling harga menghargai sesama umat beragama. Artinya, agama satu harus menghargai agama lainnya,” katanya. 

Camat Sitinjo Simon Toni Malau dalam sambutannya dengan penuh semangat mengatakan bahwa pelaksanaan MTQ di Kec.Sitinjo didukung sepenuhnya. Kepada panitia pelaksana, camat juga menyampaikan apresiasi sehingga MTQ di Kecamatan Sitinjo Kabupaten Dairi ini terselenggara dengan mengambil tema: ‘Dengan MTQ  Kec.Sitinjo kita tingkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan Qur’ani untuk mewujudkan masyarakat yang religius dan moderat dalam harmoni keberagaman’.(a25)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *