PADANGSIDIMPUAN (Waspada.id) : SMA Swasta Nurul ‘Ilmi Padangsidimpuan gelar Seminar Parenting ‘Dekat di Hati’ dengan pembicara Dr. Ayunda Sabrina Sormin, M.Pd, di GOR SMA Swasta Nurul, Jl.BM Muda, Silandit Padangsidimpuan, Rabu (11/2/2026).
Seminar yang bertujuan untuk membangun kedekatan emosional dan komunikatif antara orang tua dan anak remaja di era modern ini dibuka Kepala Divisi Pendidikan YPI BM Muda Nurul Ilmi, Budi Suherman, SS, MPd, diwarnai dengan penampilan band Twenty Five siswa kelas XI.
Budi Suherman, SS, MPd dalam sambutannya mengatakan bahwa, tidak sedikit anak yang memiliki masalah dalam masa pertumbuhan karena ingin mengaktualisasikan diri akibat stimulasi di luar begitu luar biasa.
“Inilah momen yang tepat untuk merangkul mereka, mari bersama bergandeng tangan untuk mewujudkan apa yang kita inginkan dengan memahami emosional anak sebab anak kita merupakan anak pada zamannya,” katanya.

Generasi muda yang telah menyelesaikan pendidikan di Nurul ‘Ilmi, ucap Budi, pada akhirnya akan bermusafir dan bertebaran untuk menjalani hidup dalam meraih masa depan di tengah persaingan hidup yang semakin ketat.
Menurutnya lembaga pendidikan Nurul ‘Ilmi dibawah naungan YPI BM Muda dengan visi misi “Mencetak Generasi Shaleh, Berilmu Pengetahuan dan Siap menjadi Pemimpin Masa Depan” merupakan lembaga pendidikan swasta yang telah banyak melahirkan generasi berprestasi.
Kepala SMA Swasta Nurul ‘Ilmi Padangsidimpuan, Elfira Rosa Nasution, S.Pd mengatakan seminar parenting ini sangat penting agar orang tua lebih cerdas dalam berkomunikasi dengan anak termasuk dalam memahami anak agar tumbuh sebagai generasi yang cerdas dan mandiri.
“Anak kita tumbuh di zaman yang berbeda, berdampingan dengan teknologi, tantangan gadget membawa dua sisi, yang pertama peluang, sisi lainnya tantangan komunikasi dan kedekatan sosial antara orang tua dan anak, antara anak dan guru.
Melalui seminar, ujar Elfira Rosa Nasution, S.Pd, orang tua diharap mendapat bekal dan kekuatan menjadi orang tua utuh dalam mendidik anak dilingkungan keluarga.”Kita hadir memahami dan membersamai mereka, pada tumbuh kembangnya, kita harus bersinergi membangun siswa yang berakhlak mulia, beriman dan mampu menjadi pemimpin di masa depan,” tuturnya.
Dr. Ayunda Sabrina Sormin, M.Pd, sebagai narasumber kegiatan ini memberikan pemahaman dan edukasi kepada orang tua siswa untuk membangun kedekatan antara orang tua dengan anaknya.
“Tujuan seminar ini untuk mendeteksi masalah-masalah remaja era ini, memahami pola komunikasi remaja, merefleksi pengasuhan serta memahami kunci kedekatan emosional with parenthink ‘dekat di hati’,” katanya.

Menurutnya, tujuan pengasuhan antara ayah dan bunda (ibu) harus satu frekuensi dengan memahami anak dan mengetahui bagaimana anak mengekspresikan emosi dan apa yang membuatnya merasa aman, sebab dari perkembangan perspektif psikologi, perkembangan anak hanya bisa bertumbuh jika ia merasa aman, dilihat dan diterima.
“Cara mengenal anak dengan melakukan pendekatan melalui komunikasi penuh cinta berupa I message, gunakan kalimat tanya dan dengarkan dengan hati,” ungkapnya.
Orang tua siswa sebagai peserta seminar parenting ini terlihat bersemangat mendengar penjelasan dari pemateri dibuktikan dengan banyaknya orang tua yang bertanya terkait solusi permasalahan-permasalahan di rumah.
Selain tanya jawab, moment refleksi diri (muhasabah) orang tua menjadikan seminar parenting ini sangat bermanfaat karena orang tua semakin memahami perannya dan memperbaiki pola asuh anak di rumah.
Ayunda Sabrina Sormin menegaskan bahwa anak yang merasa bahagia dan aman di rumahnya, akan lebih bersemangat belajar di sekolah. (id46)











