Sungai Batang Taris Meluap, Persawahan Balakka Sitokkon Terancam

  • Bagikan
Sungai Batang Taris Meluap, Persawahan Balakka Sitokkon Terancam

Pasca banjir dan meluapnya sungai Batang Taris merusak lahan kebun sawit dan membuat pengairan lahan persawahan Balakka Sitokkon terancam.(Waspada/Idaham Butar Butar)

PADANG LAWAS (Waspada); Pasca banjir dan meluapnya sungai Batang Taris, telah merusak kebun sawit warga. Bahkan telah membuat pengairan ratusan hektar lahan persawahan Balakkka Sitokkon terancam.

Demikian menurut keterangan yang dihimpun Waspada dari warga, Rabu (6/3) di wilayah kecamatan Lubuk Barumun, Kabupaten Padang Lawas (Palas), seperti di desa Hutaibus.

Sungai Batang Taris Meluap, Persawahan Balakka Sitokkon Terancam

Seperti disampaikan Kepala desa (Kades) Hutaibus, Amas muda Hasibuan kepada waspada bahwa pasca banjir dan meluapnya sungai Batang Taris telah merusak lahan dan kebun sawit warga.

Diantaranya termasuk lahan kebun sawit Sari Bulan, 63, H. Darman Pulungan, 55 dan Kamaluddin Hasibuan, 44 yang di sekitar bantaran Sungai Batang Taris sepanjang wilayah desa Hutaibus.

Dikatakan, banjir dan luapan sungai Batang Taris tidak hanya menerjang dan merusak lahan kebun warga, malah aliran sungai Batang Taris menjadi bercabang.

Akibatnya debit air untuk pengairan lahan persawahan Balakka Sitokkon menjadi berkurang dan terancam terkendala.

Sungai Batang Taris Meluap, Persawahan Balakka Sitokkon Terancam

Karena itu kepala desa Hutaibus dan sejumlah petani yang menjadi korban luapan sungai Batang Taris berharap perhatian serius dari pemerintah kabupaten maupun provinsi, terutama Dinas PU pengairan provinsi Sumatera Utara.

Hal senada juga disampaikan warga desa Pagaran Jalu-jalu yang juga Ketua Kelompok Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) kecamatan Lubuk Barumun, M. Soleh Siregar sangat berharap adanya perhatian pemerintah agar kelangsungan usaha pertanian di daerah itu mendapat perhatian, katanya. (a30/B)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *