Tagihan Bertambah, Genangan Air Pipa Bocor Tempat Bebek Berenang

  • Bagikan
  TITIK genangan air yang bersumber dari pipa PDAM Tirtatanjung di kawasan Pasar Lama Lingkungan III Labuhanruku, Kec Talawi, Batubara.Waspada/Iwan Has
  TITIK genangan air yang bersumber dari pipa PDAM Tirtatanjung di kawasan Pasar Lama Lingkungan III Labuhanruku, Kec Talawi, Batubara.Waspada/Iwan Has

LABUHANRUKU (Waspada): Pelanggan PDAM Tirtatanjung mempertanyakan kinerja perusahaan, dalam membenah pipa yang bocor. Akibatnya area sekitar menjadi genangan air dan tempat bebek berenang.

  “Lihat itu, titik area genangan air pipa yang bocor menjadi tempat bebek berenang,” tukas Ridwan Has seorang pelanggan PDAM Tirtatanjung warga Labuhanruku menunjukkan ke arah genangan air yang bersumber dari pipa PDAM yang bocor tidak jauh dari tempat usaha warkop keponakannya di sisi Pasar Lama Lingkungan III, Kelurahan Labuhanruku, Kecamatan Talawi, Kabupaten Batubara, Senin (26/2).

  Genangan air yang bersumber dari pipa PDAM yang bocor ini lanjut Ridwan, terkesan dibiarkan tanpa dilakukan perbaikan. Padahal ruas jalan kerap dilalui petugas saat keluar masuk menuju kantor unit perusahaan di Labuhanruku.

  “Kondisi ini tidak mungkin mereka tidak nampak saat melewati jalan. Belum lagi datang mengutip tagihan, tetap menyeberangi titik becek genangan air yang bersumber dari pipa yang bocor,” terangnya sembari mengatakan sudah tagihan PDAM bertambah menyusul biaya beban sebesar Rp1000 hingga Rp2000/hari sebagaimana dijelaskan Direktur PDAM Tirtatanjung yang diberitakan Waspada.id.

  Penambahan tagihan ini menurutnya, dijalankan sesuai Perbup Batubara tanpa menjelaskan tanggal, nomor dan tahun Perbup dimaksud.

  Penambahan biaya beban yang ditagih kepada masyarakat pelanggan ini dipertanyakan karena apa tidak terinklud atau tertulis dalam print (slip) pembayaran tagihan air, sebut pelanggan lainnya

  Kepala Lingkungan III Labuhanruku Juanda mengatakan, genangan air yang bersumber dari pipa PDAM yang bocor mengakibatkan sekitar jalan lingkungan menjadi becek dan terkesan kumuh.

  Dirinya berharap adanya perbaikan yang dilakukan PDAM terhadap titik pipa yang bocor dan sehingga tidak terkesan hanya tahunya menagih kewajiban pelanggan saja.(a.18)

Baca juga:

  • Bagikan