BINJAI (Waspada.id): Kepala Dinas Kesehatan Kota Binjai Dr. Sugianto menyatakan Pemerintah Kota Binjai tetap berkomitmen terhadap Program Universal Health Coverage (UHC) Prioritas, dengan menambah kuota dua kali lipat untuk tahun 2026 dibandingkan tahun sebelumnya bagi masyarakat kurang mampu.
Hal ini diumumkannya pada Jumat (16/1/2026) sebagai tanggapan atas sorotan Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Bobby Nasution.
Gubernur Bobby Nasution sebelumnya mengungkapkan kecewanya dalam Rapat Daring bersama Kepala Daerah Se-Sumut karena Kota Binjai belum masuk kategori UHC prioritas.
“Pemerintah Kota Binjai berkomitmen terhadap Program UHC Prioritas dengan menambah kuota 2 kali lipat untuk tahun 2026 dari tahun sebelumnya 2025 yang diperuntukan bagi masyarakat kurang mampu,” ujar Dr. Sugianto.
Ia menjelaskan, penambahan kuota tersebut bertujuan untuk menjaga angka kepesertaan BPJS Kesehatan dan telah disahkan oleh DPRD Kota Binjai.
Selain itu, pihaknya juga terus menghimbau masyarakat yang mampu agar tetap membayar secara aktif BPJS mandiri kelas 1 dan kelas 2.
“Hal ini guna agar terjaga angka keaktifan BPJS kesehatan di Kota Binjai, dengan demikian terjaga UHC prioritas Kota Binjai,” jelasnya.
Berdasarkan data BPJS Kesehatan per tanggal 15 Januari 2026, angka keaktifan peserta di Kota Binjai mencapai 80,21%.
Dr. Sugianto menegaskan bahwa pelayanan kesehatan melalui program UHC prioritas saat ini masih berjalan dengan baik.(id99)










