Sumut

Tantangan Ke Depan Semakin Kompleks, Rajamin Sirait Dukung Polri Tetap di Bawah Presiden

Tantangan Ke Depan Semakin Kompleks, Rajamin Sirait Dukung Polri Tetap di Bawah Presiden
Rajamin Sirait, SE saat bersama Menteri Imipas Jenderal Pol (Purn) Agus Andrianto saat kunjungan ke Sumut beberapa waktu lalu.Waspada.id/Irianto
Kecil Besar
14px

DELISERDANG (Waspada.id): Tokoh masyarakat dan pemuda Sumatera Utara Rajamin Sirait, SE mendukung penuh Kepolisian Republik Indonesia (Polri) tetap di bawah Presiden. Pasalnya, Polri adalah penjaga keamanan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Dan negara kita bukan negara federal,” ucap Rajamin Sirait, kepada Waspada.id, Selasa (3/2/2026) ketika diminta pendapatnya terkait adanya wacana di masyarakat Polri di bawah kementerian.

Kata Rajamin Sirait yang juga Ketua Umum Punguan Pomparan Raja Nairasaon (PPRN) se Indonesia 2024-2029, Polri di bawah Presiden telah diatur dalam struktur perundang-undangan di Indonesia. Artinya, keberadaan Polri itu memiliki landasan konstitusional yang kuat dan mengikat.

“Ini memastikan Polri mempunyai kekuatan sebagai alat negara, guna melaksanakan amanat Undang Undang (UU) untuk menjaga keamanan, penegakan hukum dan pelayanan kepada masyarakat di bawah garis kebijakan kepala negara selaku Panglima tertinggi,” katanya.

Rajamin menambahkan, kalau Polri di bawah kementerian, apa bedanya dengan Satpol Pamong Praja (PP). “Apa bisa nantinya menangani kejahatan kompleks di masyarakat, seperti kejahatan perdagangan anak, penyelundupan narkoba, cyber crime, dan kejahatan lain,” ucap Rajamin.

Contoh lain di Medan misalnya pengungkapan penyelundupan narkoba di sejumlah daerah termasuk di Jl. Jermal Medan,Tembung dan lainnya. Beda dengan TNI, yang fungsi TNI itu yakni menjaga pertahanan dan kedaulatan negara.

“Jadi, kita terkadang latah, ingin meniru negara bagian seperti Amerika,” katanya. Misalkan lagi, kalau Polri di bawah kementerian, kalau di daerah terpencil soal anggaran bagaimana.

Oleh karena itu, tentu saya sangat sepakat kalau Polri tetap di bawah Presiden, karena ia pemegang otoritas tertinggi di NKRI. Satu hal lagi, lanjut Rajamin Sirait dikenal sosok dermawan di masyarakat, Polri di bawah Presiden itu ibarat hubungan anak kepada ayahnya.

“Ingat anak akan tenang dan kuat bila bersama ayahnya, anak maju dan berhasil meraih cita-cita di bawah bimbingan dan semangat ayah,” jelasnya.
Terkait peran Polri saat ini lanjut Rajamin Sirait, kalau kinerja Polri sudah menunjukkan komitmen, dedikasi dan loyalitas yang tak pernah merosot terhadap bangsa dan NKRI.

“Kita mau ke depan Polri yang kuat, modern, Presisi, humanis serta menjunjung tinggi Hak Azasi Manusia (HAM) karena setiap adanya kejahatan, HAM tetap dijaga,” pungkasnya. (id29)

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE