Sumut

Tinjau Normalisasi Saluran Irigasi Sidodadi Ramunia, Bupati: Saya Minta Gabah Petani Jangan Dijual Keluar Daerah

Tinjau Normalisasi Saluran Irigasi Sidodadi Ramunia, Bupati: Saya Minta Gabah Petani Jangan Dijual Keluar Daerah
Bupati Deliserdang dr. H. Asri Ludin Tambunan meninjau langsung kegiatan normalisasi saluran parit pembuang di Desa Sidodadi Ramunia, Sabtu (31/1/26). (Waspada.id/syahril)
Kecil Besar
14px

BERINGIN (Waspada.id): Bupati Deliserdang dr. H.Asri Ludin Tambunan meninjau normalisasi parit pembuangan dan saluran irigasi di Desa Sidodadi Ramunia, Kecamatan Beringin, Sabtu (31/1/26).

Normalisasi itu dilakukan karena banyaknya sendimen lumpur, serta pohon liar yang menyebabkan terganggunya aliran air. Bahkan, jika musim hujan, air dari parit pembuang sampai melimpah ke areal persawahan.

Pada kesempatan itu, Bupati Asri Ludin Tambunan juga menanyakan secara detail berapa jumlah hasil panen petani Sidodadi Ramunia per hektare, kepada Dinas Pertanian.

Menurut Kabid Penyuluhan Dinas Pertanian Deliserdang, Suparmin, setiap satu hektare sawah dapat menghasilkan 7 ton gabah per musim. Sementara luas areal persawahan di Desa Sidodadi Ramunia sekira 500 hektare.

“Setiap musim panen, Desa Sidodadi Ramunia dapat menghasilkan gabah sekira 3.500 ton, Pak Bupati, ” kata Suparmin.

Mendapat penjelasan itu, Bupati menanyakan kemana para petani menjual gabah sebanyak itu.

“Jadi kemana petani menjual gabahnya. Jangan-jangan dijual ke daerah lain. Saya ingin para petani tidak menjual gabahnya keluar daerah Deliserdang. Sehingga kebutuhan beras kita bisa swasembada, seperti program Bapak Presiden Prabowo. Jangan pula kita sudah membantu alat mesin pertanian dan perbaikan irigasi, tapi gabah petani dijual keluar,” tegas Asri Ludin Tambunan, seraya menyebutkan bahwa kunjungannya ke lapangan bukan sekadar seremonial, melainkan benar-benar menjadi langkah konkret untuk kemajuan masyarakat dan petani.

Mendapat penegasan Bupati seperti itu, Suparmin kembali menjelaskan bahwa selama ini 8 kilang padi di desa tersebut cukup menampung gabah petani Sidodadi Ramunia.

Meski demikian, Asri Ludin Tambunan meminta Dinas Pertanian dan Dinas Perindag, serta dinas terkait benar-benar berperan aktif melakukan pengawasan agar beras asal Deliserdang tidak dijual ke daerah lain.

“Kita pemerintah daerah harus bisa menjaga harga kebutuhan pokok masyarakat tetap stabil,” tandas Asri Ludin Tambunan di depan para kepala dinas.

Seperti diberitakan sebelumnya, Pemkab Deliserdang melalui Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Kontruksi (SDABMBK) menurunkan alat berat untuk melakukan normalisasi saluran irigasi dan parit pembuang sepanjang 35 kilometer di 10 titik. Bahkan, biaya operasional juga ditanggung Dinas SDABMBK.

Peninjauan normalisasi tersebut juga dihadiri Kadis Pertanian Elinasari Nasution, Kadis SDABMBK, Jansu Sipahutar, Kadis Cipta Karya dan Tataruang , Rachmadsyah, Kadis Perindustrian dan Perdagangan Hesron Tonggo Raja Girsang, Kadis Ketahan Pangan, Rahman Saleh Dongoran, Camat Beringin M. Dhani Muliawan, serta sejumlah pejabat lainnya. (id.28/Syaril)

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE