TNI AL Tangkap PMI ‘Gendong’ Tujuh Kilo Sabu Dari Malaysia

  • Bagikan
Danlanal TBA memaparkan hasil pengungkapan narkotika jenis sabu yang 'digendong' PMI ilegal asal Jatim. Waspada/Rasudin Sihotang
Danlanal TBA memaparkan hasil pengungkapan narkotika jenis sabu yang 'digendong' PMI ilegal asal Jatim. Waspada/Rasudin Sihotang

TANJUNGBALAI (Waspada) : Tim Fleet One Quick Response (F1QR) Lanal TBA menangkap pria asal Jatim, SA yang membawa tujuh kilogram narkotika jenis sabu saat berlayar memasuki Perairan Asahan, Minggu (17/9).

Danlanal TBA, Letkol Laut (P) AAN Prana Tuah Sebayang SE DWC menjelaskan, pekerja migran ilegal ini ditangkap saat menumpang kapal tangkul belacan. Selain menyita barang bukti narkoba jenis sabu, petugas TNI AL juga mengamankan seorang tersangka SA dan satu unit kapal KM Mutiara Timur.

Danlanal menjelaskan, penangkapan berawal saat Patkamla Sea Rider yang sedang melaksanakan patroli rutin di perairan Kuala Bagan Asahan melihat kapal mencurigakan. Selanjutnya dilaksanakan pengejaran dan penghentian kapal yang dinakhodai MM beserta dua ABK nya, serta dua PMI ilegal.

Saat digeledah ditemukan tujuh bungkus besar diduga narkoba jenis sabu yang dikemas dalam plastik teh China dengan warna berbeda, hitam 3 bungkus, kuning 3 bungkus, dan hijau 1 bungkus. Semua paket ini dibalut plastik warna merah dengan berat keseluruhan sekitar tujuh ribu gram.

Atas pengungkapan itu kata Danlanal, pihaknya telah menyelamatkan sekitar 11.200 jiwa dan uang masyarakat jika sebesar Rp10,5 miliar. Tersangka dan barang bukti selanjutnya diserahkan ke BNNP Sumatera Utara untuk diproses lebih lanjut.

“TNI AL mendukung penuh upaya pemerintah memerangi dan memberantas peredaran narkoba. Hal itu merupakan arahan KASAL sebagai bentuk keseriusan TNI AL dalam rangka pemberantasan peredaran narkoba di negara Indonesia khususnya di wilayah kerja Lanal Tanjung Balai Asahan,” tutup Danlanal TBA.

Tersangka saat diinterogasi mengaku sudah tiga kali menyelundupkan sabu ke Indonesia dengan jumlah besar. Rencananya sabu akan dibawa ke Jatim melalui jalur darat menggunakan bus.

AS dikendalikan oleh bandar besar juga asal Jatim yang sering lalu lalang ke Malaysia inisial AS. Pria ini memberikan upah SA mulai dari puluhan hingga ratusan juta rupiah.

Turut hadir, mewakili Ka BNNP Sumut, Sihar Situmorang, Kepala KPPBC TMP C Teluknibung dan mewakili Kanim Kelas II Tanjungbalai Asahan. Saat konferensi pers, Tim BNNP Sumut melakukan uji narkotika dan hasilnya positif sabu. (a21/a22)

  • Bagikan