Sumut

Tomasy Sumut Dan Wabup Tapsel Ajak Warga Doakan Bupati Gus Irawan

Tomasy Sumut Dan Wabup Tapsel Ajak Warga Doakan Bupati Gus Irawan
Tomasy Sumut Syahrul Pasaribu dan Wabup Tapsel Jafar Syahbuddin ajak masyarakat doakan yang terbaik untuk Bupati Gus Irawan. (Waspada.id/Ist)
Kecil Besar
14px

TAPSEL (Waspada.id): Tokoh masyarakat (Tomasy) Sumatera Utara, H. Syahrul M. Pasaribu, dan Wakil Bupati, H. Jafar Stahbuddin Ritonga, mengajak segenap masyarakat mendoakan Bupati H. Gus Irawan Pasaribu sukses memimpin pemerintahan dan pemulihan pascabencana banjir dan longsor di 14 dari 15 kecamatan.

Ajakan itu disampaikan mereka pada pengajian akbar Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) yang dirangkai peringatan Israk Mikraj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah, di Lingkungan IV, Kelurahan Sitinjak, Kecamatan Angkola Barat, Rabu (14/1/2026).

H. Syahrul M. Pasaribu yang juga mantan Bupati Tapsel dua periode menyampaikan, BKMT dibentuk tahun 2011 atau di masa kepemimpinannya, telah berkembang baik dan pesat. Pertama dibentuk, hanya 14 kecamatan dan saat ini sudah15 Kecamatan sei Tapsel.

BKMT dan pengajian akbarnya telah menjadi wadah pengajian sekaligus silaturahmi antara masyarakat dan pemerintah. “Fungsi utama pengajian ini, meningkatkan keimanan dan ketaqwaan melalui majelis taklim, dan sarana silaturahmi masyarakat dengan pemerintah,” ujar Syahrul.

Ia juga menyinggung dampak besar bencana yang melanda 14 kecamatan di Tapsel, tidak terkecuali di Kecamatan Angkola Barat sendiri. Paling berat di Kecamatan Batang Toru yang terdiri dari Desa Hutagodang, Garoga, Aek Ngadol, dan Tamansari. Ratusan rumah hilang.

Untuk memulihkan kondisi seperti semula, dibutuhkan waktu dua hingga tiga tahun dengan anggaran triliunan rupiah. Tanggung jawab Bupati sangat berat, sehingga semua wajib mendoakan. Agar diberi kesehatan, kekuatan, dan pikiran jernih dalam upaya pemulihan pascabencana.

Sementara itu, Wakil Bupati Tapsel H. Jafar Syahbuddin Ritonga mengungkapkan bahwa dari 15 kecamatan di Tapsel, sebanyak 14 kecamatan terdampak bencana, kecuali Kecamatan Aek Bilah.

Ia menegaskan bahwa Bupati Tapsel H. Gus Irawan Pasaribu menunjukkan perhatian dan komitmen yang sangat tinggi, sejak hari-hari awal bencana banjir dan longsor yang melanda beberapa tempat di Tapsel.

“Pekan pertama pascabanjir, Bupati langsung turun ke lokasi terdampak. Kami sering pulang hingga jam 03.00 dini hari. Saya saksikan langsung semangat beliau dalam mengendalikan situasi saat bencana melanda Tapsel,” ungkap Wabup.

Jafar Syahbuddin juga menjelaskan bahwa saat ini Tapsel memasuki masa transisi penanganan bencana . “Saya dan pak Bupati menargetkan sebelum Hari Raya Idulfitri, sekitar 12 ribu lebih warga Tapsel tidak lagi tinggal di pengungsian. Untuk itu kami mohon doanya untuk bisa segera bangkit bersama masyarakat, “ajak Wabup.

Dia optimis Pemkab Tapsel mampu pulih lebih cepat dengan dukungan semua pihak. “Doakan Bupati agar tetap sehat. Saya tahu betul semangat dan niat Bapak Gus Irawan dalam membangun Tapsel. Dengan kebersamaan, saya yakin Tapsel bisa bangkit,” tutupnya.

Pengajian ini diisi tausiyah Ustadz Herman dan dihadiri Kadis Perindustrian Tapsel, Kabag Prokopim, Sekdis Kesehatan, Ketua BKMT Tapsel, Camat Angkola Barat, tokoh masyarakat dan ratusan jamaah. (Id45)

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE