Tragis, 4 Desa Siulangaling Tak Punya Jalan

Transportasi Hanya Lewat Sungai

  • Bagikan
Robin atau bot, itulah sarana transportasi lewat sungai. Tak ada jalan darat di Siulangaling. Waspada.id/dok
Robin atau bot, itulah sarana transportasi lewat sungai. Tak ada jalan darat di Siulangaling. Waspada.id/dok

MADINA (Waspada): Kondisi Siulangaling benar-benar ‘mengerikan’. Tragis. Tak ada jalan darat di sini. Satu-satunya transportasi melalui sungai.

Siulangaling berada di Kec. Muara Batang Gadis, Kab. Madina. Di sini, ada empat desa: Desa Rantopanjang, Lubukkapundung I, Lubukjapundung II dan Hutaimbaru, Kec. Muara Batang Gadis, Kab. Madina,

“Benar, sampai sàat ini di Siulangaling samasekali tidak ada jalan darat. Jalan satu-satu ke Siulangaling via sungai dengan kendaraan robin atau bot,” ujar H. Amiriddin Nasution, mantan aggota DPRD Madina dua periode dari PPP, menjawab waspada.id dan beritasore.co.id, Selasa (6/12).

Ditegaskannya, masyarakat di sana sampai saat ini belum merasakan nikmatnya kemerdekaan dengan transportasi seperti yang dinikmati warga desa lain.

“Kalau memang pemerintah ingin membangun jalan ke daerah Siulangaling berjarak sekira 33 km,” ujar H. Amiriddin Nasution.

Iskandar Hasibuan, SE, mantan anggota DPRD Madina periode 2009-2014, berdiskusi dengan sejumlah anggota DPRD Madina, termasuk Arsiddin Batubara, SE, Mi dari Partai Golkar.

Membangun akses jalan dari Tabuyung ke Siulangaling meliputi Hutarimbaru, Lubukkapundung I dan Lubukkapundung II serta Rantopanjang.

Dia juga berbicara dengan Teguh W. Hasahatan Nasution, SH, anggota DPRD Madina dari PDI Perjuangan. Mereka telah berupaya memberi gambaran kepada pemerintah secara bersama-sama. (irh)

  • Bagikan