PendidikanSumut

Tujuh Dosen UIN Syahada Padangsidimpuan Dikukuhkan Jadi Guru Besar

Tujuh Dosen UIN Syahada Padangsidimpuan Dikukuhkan Jadi Guru Besar
Ketua Senat UIN Syahada Padangsidimpuan Dr. Ali Sati dan Ketua Dewan Guru Besar UIN Syahada Prof. Dr. Ibrahim Siregar, MCL foto bersama 7 guru besar UIN Syahada Padangsidimpuan yang baru dikukuhkan, Sabtu (7/3/2026).Waspada.id/Mohot Lubis.
Kecil Besar
14px

P.SIDIMPUAN (Waspada.id) : Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Syahada Padangsidimpuan Prof. Dr. H. Muhammad Darwis Dasopang, M.Ag bersama Ketua STAIN Mandailing Natal (Madina) Prof. Dr. H. Sumper Mulia Harahap, M.Ag dan lima dosen lainnya di UIN Syahada dikukuhkan menjadi Guru Besar, Sabtu (7/3/2026).

Proses pengukuhan yang digelar di Auditorium UIN Syahada, Jl. HT Rizal Nurdin, Sihitang, Padangsidimpuan dan dilakukan melalui sidang senat terbuka orasi ilmiah dan pengukuhan guru besar UIN Syahada Padangsidimpuan yang dipimpin Ketua Senat UIN Syahada Dr. Ali Sati.

Kegiatan ini dihadiri Direktur Jenderal Pendidikan Islam (Dirjen Pendis) Kemenag RI, Prof. Dr. H. Amin Suyitno, M.Ag secara virtual, Kakan Kemenag Kota Padangsidimpuan, Dr.Erwin Kelana Nasution, MA, Kodim 0212/TS, Polres Padangsidimpuan, Rektor UGNP P.Sidimpuan Dr. Burhanuddin Nasution, Dr.Muhsana Pasaribu dari UM Tapsel, Perbankan dan keluarga dari masing-masing guru besar yang dikukuhkan.

Sebelum dikukuhkan sebagai guru besar oleh Ketua Dewan Guru Besar UIN Syahada, Prof. Dr. Ibrahim Siregar, MCL bersama Ketua Senat UIN Syahada, Dr. Ali Sati, ketujuh guru besar tersebut terlebih dahulu menyampaikan orasi ilmiah secara bergantian.

Ketua Dewan Guru Besar UIN Syahada Prof. Dr. Ibrahim Siregar, MCL saat mengukuhkan guru besar UIN Syahada Padangsidimpuan, Sabtu (7/3/2026). Waspada.id/Mohot Lubis.

Merujuk pada Surat Keputusan (SK) pengangkatan guru besar UIN yang ditandatangani Menteri Agama RI, tujuh Dosen di lingkungan UIN Syahada Padangsidimpuan yang dikukuhkan jadi guru besar sesuai dengan disiplin ilmunya masing masing terdiri dari :

  1. Prof. Dr. H. Sumper Mulia Harahap, M.Ag, Guru Besar Bidang Ilmu Pemikiran Islam dengan orasi ilmiah berjudul Investigasi Peran Filsafat, Budaya, Bahasa, Dan Islam dalam Kearifan Lokal Angkola “Dalihan Natolu” Di Tapanuli Selatan
  2. Prof. Dr. H. Fatahuddin Aziz Siregar, M.Ag, Guru Besar Bidang Ilmu Hukum Islam. Keterpaduan Etika dan Hukum dalam Perspektif Hukum Islam dengan orasi ilmiah berjudul Melampaui Kepatuhan Formal Menuju Subjek Hukum Idealdi Era Disrupsi
  3. Prof. Dr. Darwis Harahap, M.Si, Guru Besar Bidang Ilmu Ekonomi Islam dengan orasi ilmiah berjudul Niat Nasabah Perbankan Syariah Menggunakan Layanan Perbankan Digital: Perspektif Model Utaut2 di Indonesia
  4. Prof. Dr. H. Muhammad Darwis Dasopang, M.Ag, Guru Besar Bidang Ilmu Pendidikan Islam dengan orasi ilmiah berjudul Integrasi Agama dan Budaya dalam KomunitasMinoritas Muslim Melalui Pendidikan Islam
  5. Prof. Dr. Erawadi, M.Ag, Guru Besar Bidang Ilmu Sejarah Peradaban Islam dengan orasi ilmiah berjudul Menjelajahi Keharmonian Beragama Melalui Dalihan Na Tolu: Kearifan Lokal dalam Pembangunan Perdamaian di Indonesia
  6. Prof.Dr. H. Arbanur Rasyid, MA, Guru Besar Hukum Islam (Fiqh) dengan orasi ilmiah berjudul Mencari Sakinah di Tengah Perbedaan Iman:Refleksi Atas pernikahan Beda Agama
  7. Prof. Dr. H. Armyn Hasibuan, M.Ag. Guru Besar Bidang Ilmu Akhlak Tasawuf dengan orasi ilmiah berjudul Membangun Harmoni Sosial Masyarakat Kampus Berbasis Akhlak Tasawuf

Surat keputusan pengangkatan ketujuh guru besar tersebut, sebagian diantaranya ditandatangani Menteri Agama Nasaruddin Umar pada Maret 2025 seperti Prof. Dr. H. Muhammad Darwis Dasopang, M.Ag dan Prof Dr. Arbanur Rasyid, MA. Sedangkan sebagian lagi ditandatangani di Tahun 2023 oleh menteri agama saat itu (Yaqut Cholil Quomas) seperti Prof. Dr. H. Sumper Mulia Harahap, M.Ag, dan Prof. Dr. H. Fatahuddin Aziz Siregar, M.Ag.

Dengan dikukuhkannya ketujuh guru besar tersebut, maka UIN Syahada Padangsidimpuan telah memiliki 8 guru besar karena Prof. Dr. Ibrahim Siregar, MCL tercatat sudah sekira 10 tahun lalu meraih gelar profesor sekaligus jadi Guru Besar IAIN Padangsidimpuan ditingkatkan statusnya jadi UIN Syahada Padangsidimpuan.

Direktur Jenderal Pendidikan Islam (Dirjen Pendis) Kemenag RI, Prof. Dr. H. Amin Suyitno, M.Ag dalam sambutannya mengatakan pengukuhan ini jadi monumental karena sudah lama direncanakan. “Mohon maaf tidak bisa hadir secara langsung,” katanya.

Menurutnya, pengukuhan guru besar bukan hanya sebuah upacara serimonial, tapi dimaknai sebagai penanda peningkatan SDM yang unggul di UIN Syahada yang bisa memberikan kontribusi secara positif.

“Mengajar saja tidak cukup, karena hal ini baru salah satu tugas pokok, yang kedua adalah melakukan riset, karena ini juga menjadi tugas utama dosen. Kemudian sebagai pemikir, jangan hanya berpikir saja,” tegas Dirjen.

Rektor UIN Syahada Padangsidimpuan Prof. Dr. H. Muhammad Darwis Dasopang, M.Ag, menegaskan bahwa meraih jabatan akademik guru besar merupakan pencapaian tertinggi dalam karier akademik seorang dosen.

“Kedudukan ini adalah karunia dan berkah dari Allah SWT, sekaligus tanggungjawab besar dan amanah suci untuk terus mengembangkan ilmu pengetahuan, membangun tradisi keilmuan serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan umat dan bangsa, khususnya dalam pengembangan ilmu di UIN Syahada Padangsidimpuan,” tuturnya.(id46).

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE