SIBOLGA (Waspada.id): PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Sibolga terus bergerak cepat melakukan langkah mitigasi dan pemulihan sistem kelistrikan menyusul kondisi cuaca ekstrem yang menyebabkan banjir dan longsor di sejumlah lokasi di Kabupaten Tapanuli Tengah dan Kabupaten Humbang Hasundutan. Bencana hidrometeorologi tersebut juga berdampak pada jaringan kelistrikan di sedikitnya 20 desa, serta akses menuju sejumlah lokasi yang terisolasi.
Sejak awal kejadian, UP3 Sibolga langsung menerapkan langkah pengamanan jaringan dan manajemen sistem secara situasional guna menjaga keselamatan masyarakat dan petugas.
Tim teknis segera diterjunkan untuk melakukan asesmen cepat, pengamanan jaringan terdampak, serta penormalan secara bertahap setelah kondisi dinyatakan aman. Berkat koordinasi dengan pihak pemerintahan,BPBD, TNI/Polri dan tim di lapangan, pasokan listrik di mayoritas wilayah terdampak telah kembali normal, hingga saat berita diturunkan, petugas terus melakukan perbaikan pada titik-titik dengan tingkat kerusakan berat dan sedang.
Manager UP3 Sibolga, Bachtiar, menyampaikan bahwa PLN mengutamakan aspek keselamatan dalam setiap tahapan penanganan.
“Kami terus melakukan upaya maksimal melalui siaga personel, pemantauan kondisi lapangan secara intensif, serta koordinasi dengan pemerintah daerah dan pihak terkait untuk memastikan pemulihan sistem kelistrikan dapat dilakukan secepat mungkin setelah kondisi dinyatakan aman,” ujar Bachtiar.
PLN memastikan informasi perkembangan pemulihan akan disampaikan secara berkala melalui kanal resmi PLN. Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi bahaya kelistrikan pascabanjir dan segera melaporkan kondisi yang berpotensi membahayakan melalui aplikasi PLN Mobile atau Contact Center PLN 123.
PLN UP3 Sibolga berkomitmen untuk terus bergerak cepat dan memastikan layanan kelistrikan kembali normal secara bertahap dan aman bagi seluruh pelanggan terdampak. (id09)











