Sumut

Wabup Atika Tinjau Warga Terdampak Banjir Di Pagaran Galagala, Pastikan Gizi Dan Kesehatan Terpenuhi

Wabup Atika Tinjau Warga Terdampak Banjir Di Pagaran Galagala, Pastikan Gizi Dan Kesehatan Terpenuhi
Wabup Madina Atika didampingi Plt Kadis SP3A A. Duroni dan perwakilan dari Kemensos saat di di Desa Pagaran Galagala, Kecamatan Panyabungan Selatan, Jumat (28/11) malam. Waspada.id/Ist
Kecil Besar
14px

PANYABUNGAN SELATAN (Waspada.id): Untuk memastikan pemenuhan gizi dan kesehatan warga pascabanjir yang melanda Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Wakil Bupati Atika Azmi Utammi meninjau warga terdampak di Desa Pagaran Galagala, Kecamatan Panyabungan Selatan, Jumat (28/11) malam.

Dalam peninjauan tersebut, Atika didampingi Plt Kadis Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak A. Duroni dan perwakilan dari Kementerian Sosial. Mereka mengecek secara langsung kondisi masyarakat serta memastikan bantuan pangan dan layanan kesehatan tetap terpenuhi.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

IKLAN

“Kita bersama Kementerian Sosial dalam status tanggap darurat ini ingin memastikan masyarakat yang mengungsi dan terdampak bencana tidak ada yang kelaparan. Pemenuhan gizinya harus terpenuhi, juga kesehatannya,” kata Atika.

Atika menyebutkan bahwa kebutuhan dasar para pengungsi, terutama pangan, sepenuhnya ditanggung oleh negara. “Ini bentuk kehadiran pemerintah. Di tengah situasi seperti ini kami juga mengimbau masyarakat untuk saling tolong-menolong,” tambahnya.

Atika turut mengingatkan agar warga tetap waspada dan membatasi aktivitas di luar rumah. “Alhamdulillah hari ini cuaca lebih baik, namun kami tetap mengimbau untuk tidak bepergian jika tidak perlu,” katanya.

Di Pagaran Galagala, tercatat 20 kepala keluarga atau sekitar 70 jiwa mengungsi. Pemerintah daerah bersama Kementerian Sosial akan mendirikan dapur umum di lokasi tersebut.

“Logistik disupport oleh Kemensos, dan untuk memasak kami meminta bantuan ibu-ibu PKK. Ini bentuk gotong royong agar kebutuhan masyarakat benar-benar terpenuhi,” jelas Atika.

Selain di Pagaran Galagala, Atika menyebut dapur umum juga telah didirikan di Tanggabosi untuk melayani warga Muara Batang Angkola yang diungsikan. “Kemarin kita sudah ke sana, sekitar 600 jiwa mengungsi,” sebutnya.

Lebih lanjut, Atika mengatakan bahwa besok tim akan bergerak ke Kecamatan Sinunukan dan kemungkinan ke Batahan menyusul laporan dari camat adanya pengungsian. Lokasi lain yakni Siulangaling di wilayah Muara Batang Gadis.

“Kita masih menunggu data terbaru karena situasi ini sangat dinamis. Camat melakukan pelaporan setiap hari, dan dari laporan itu kita pastikan bahwa jika masih ada pengungsian, semaksimal mungkin tidak ada yang ditinggalkan,” ujarnya.(Id100)

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE