LUBUKPAKAM (Waspada.id): Perjuangan para laskar terdahulu hanya menggunakan perlengkapan dan logistik seadanya, tapi tetap rela berkorban demi bangsa dan negara. Itu merupakan fondasi berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Bahkan, di Deliserdang para pejuang lokal, seperti Kapten Bejo dan Kapten Wiji yang bergerilya di sejumlah daerah memiliki peran penting dalam mempertahankan kemerdekaan.
“Perjuangan para laskar tidak mudah. Mereka berjuang tanpa jaminan hidup, bahkan untuk makan pun harus mencari sendiri dari hutan atau bantuan rakyat. Semangat itulah yang hari ini masih kita rasakan dari para veteran,” kata Wakil Bupati (Wabup) Deliserdang, Lom Lom Suwondo SS, pada syukuran Hari Ulang Tahun (HUT) ke-69 Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) di Aula Kantor LVRI daerah itu, Lubukpakam, Rabu (14/1/26).
Atas nama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deliserdang, Wabup Lom Lom Suwondo menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh veteran.

“Veteran adalah teladan, pemersatu, dan sumber inspirasi bagi generasi penerus. Semangat juang, dan ideologi kebangsaan para veteran harus terus diwariskan kepada generasi muda,” tegas Lom Lom.
Sebelumnya, Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) LVRI, Letjen TNI (Purn) HBL Mantiri dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) LVRI Deliserdang, Sutimin menyampaikan, seluruh anggota LVRI untuk terus menjaga persatuan dan kesatuan, dan meningkatkan kepedulian sosial khususnya terhadap korban bencana, serta meneruskan nilai-nilai kejuangan 1945 kepada generasi penerus bangsa.
Ditegaskan pula, LVRI akan terus bersinergi dengan pemerintah dan masyarakat, serta tetap konsisten memperjuangkan kesejahteraan veteran di bidang sosial, kesehatan, dan pendidikan.
Hadir pula di acara itu, Kasdim 0204/DS, Mayor Inf Makmur Siahaan, Kakan Minvetcad I/13 diwakili Kapten Inf Muhammad Arifin, para pejabat Pemkab Deliserdang dan lainnya.(id.28)










