STM HILIR (Waspada.id): Wakil Bupati (Wabup) Deliserdang, Lom Lom Suwondo, SS menyebutkan, syiar Islam, baik tabligh akbar maupun peringatan hari besar islam, seperti Isra Mikraj sebagai bentuk penguatan nilai religius masyarakat.
“Pemerintah kabupaten sangat konsisten menjadikan Deliserdang sebagai kabupaten yang sehat, religius dan masyarakatnya penuh iman,” kata Wabup Lom Lom Suwondo bersama Ketua I Bidang Pembinaan Karakter Keluarga TP PKK Deliserdang, Ny Asniar Lom Lom Suwondo, pada tabligh akbar Peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW dan menyambut Bulan Suci Ramadan 1447 H di Masjid Istiqlal Tungkusan, Dusun II, Desa Tadukan Raga, Kecamatan STM Hilir, Minggu (8/2/26).
Ia juga memberi apresiasi atas semangat kebersamaan masyarakat dalam membangun Masjid Istiqlal yang selesai pembangunannya hanya dalam rentang 12 bulan.
“Secara teori, masjid ini dibangun hanya dalam 12 bulan. Ini luar biasa, karena menunjukkan kuatnya semangat gotong royong masyarakat,” ucap Wabup Lom Lom Suwondo.
Ditegaskan, keberhasilan suatu daerah tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, tetapi juga dari kuatnya persatuan antara umara (pemimpin) dan ulama.
Karena itu, Wabup mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendoakan Deliserdang agar menjadi daerah yang aman, damai, sejahtera serta mendapat rida Allah SWT.
Sebelumnya, Ketua Panitia, H Ponimin menyampaikan, Masjid Istiqlal Tungkusan baru berusia sekitar dua setengah tahun dan telah diresmikan pada 18 Juli 2023, bertepatan dengan 10 Muharram 1445 H.

Pembangunan masjid dilakukan melalui swadaya masyarakat, serta dukungan para donatur.
“Masjid ini dibangun dengan dana swadaya dan bantuan para donatur, serta seluruh masyarakat Desa Tadukan Raga,” jelas di acara yang dirangkai dengan penyerahan surat keputusan (SK) Pengurus BKM Masjid Istiqlal dan penyaluran bantuan kepada 80 anak yatim dan kaum duafa.
Dijelaskannya, pembangunan masjid masih akan terus berlanjut, termasuk rencana pembangunan lantai masjid agar lebih kokoh.
Turut hadir di acara itu, unsur Forum Koordinasi Perangkat Daerah (Forkopimda), ulama Sumatera Utara, Buya Prof Dr KH Amiruddin MS, penceramah Ustaz H Hasby Almawardi Lubis SPdI, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), Camat STM Hilir, Sandi Sihombing SSTP MSi, Kepala Desa Tadukan Raga, Muhammad Darmawan dan lainnya. (id.28)











