GALANG (Waspada.id): Wakil Bupati (Wabup) Deliserdang, Lom Lom Suwondo, SS menegaskan, di tengah berbagai tantangan kehidupan saat ini, tidak semua masyarakat berada dalam kondisi yang sama. Sebab, masih banyak yang harus berjuang keras setiap hari untuk memenuhi kebutuhan keluarga.
“Karena itu, marilah kita saling tolong-menolong dalam kebaikan dan ketakwaan. Semangat inilah yang harus terus kita jaga di Kabupaten Deliserdang,” tegas Wabup Lom Lom Suwondo, pada pembagian sembako kepada kaum duafa dan tukang becak dan peresmian Masjid Hj Fatmah Railis di pondok pesantren tersebut, Rabu (11/2/26).
Menurutnya, pembagian sembilan bahan pokok (sembako) kepada kaum duafa dan tukang becak di Pondok Pesantren Modern Al Qomariah di Desa Kotangan, Kecamatan Galang, menjadi wujud nyata dari nilai-nilai ajaran Islam yang mengajarkan untuk saling tolong-menolong dalam kebaikan dan ketakwaan.
Kepada para penerima manfaat, ia berharap kiranya bantuan yang diberikan bisa meringankan beban dan memberikan semangat baru. Selain itu, pemerintah akan terus berupaya hadir dan peduli terhadap masyarakat yang membutuhkan.
Peresmian Masjid Hj Fatmah Railis, tambah Lom Lom, adalah momen sangat bermakna karena masjid bukan hanya tempat menunaikan ibadah, tetapi juga pusat pembinaan umat, pendidikan akhlak, serta mempererat ukhuwah dan kebersamaan.
“Saya berharap masjid ini bisa dimakmurkan, tidak hanya ramai saat waktu salat, tetapi juga hidup dengan berbagai kegiatan keagamaan, seperti pendidikan, dan sosial. Masjid yang makmur akan melahirkan masyarakat yang kuat iman dan akhlaknya,” paparnya.

Dijelaskannya, Pemkab Deliserdang akan terus mendorong terwujudnya masyarakat yang sehat, cerdas, sejahtera, religius, dan berkelanjutan. Namun, visi tersebut tidak bisa diwujudkan oleh pemerintah saja, melainkan membutuhkan kolaborasi seluruh elemen masyarakat.
“Ini kolaborasi nyata. Ketika pesantren, para dermawan, dan masyarakat bergandengan tangan, berbagai persoalan sosial dapat kita hadapi bersama,” jelas Wabup.
Sementara itu, Ketua Yayasan Pondok Pesantren Al Qomariah, Ahmad Rasidi Lubis menjelaskan, tahun ini pihaknya menyalurkan sebanyak 390 paket sembako yang terdiri dari beras, minyak goreng, gula, dan kebutuhan pokok lainnya kepada masyarakat yang telah terdata dan memiliki kupon penerimaan.
“Meski jumlah paket tahun ini tidak sebanyak tahun sebelumnya, kami berharap kegiatan ini tetap bisa berjalan setiap tahun. Kami mohon doa agar ke depan semakin banyak yang dapat kami bantu,” sebutnya,
Faisal Marekar, perwakilan keluarga Hj Fatmah Railis berharap Masjid Hj Fatmah Railis bisa dimanfaatkan untuk beribadah dan menuntut ilmu, serta menjadi amal jariyah. (Id.28)











