Sumut

Wabup Jafar Syahbuddin Mohon Dukungan Tapsel Bangkit Pascabencana

Wabup Jafar Syahbuddin Mohon Dukungan Tapsel Bangkit Pascabencana
Wabup Jafar Syahbuddin mohon dukungan agar Tapsel bangkit lebih cepat dan pulih lebih kuat pascabencana. (Waspada.id/Ist)
Kecil Besar
14px

TAPSEL (Waspada.id): Wakil Bupati Tapanuli Selatan, H. Jafar Syahbuddin Ritonga, mohon dukungan masyarakat agar daerah yang 14 dari 15 kecamatannya dilanda bencana ini dapat bangkit lebih cepat dan pulih lebih kuat.

“Mohon dukungan dan sinergitasnya, agar Tapsel bangkit lebih cepat dan pulih lebih kuat,” ajak Wabup Jafar Syahbuddin dipengajian akbar Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kecamatan Sipirok di Desa Saragodung, Selasa (7/3/2026).

Pengajian akbar ini berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan dalam suasana Syawal. Ini menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat semangat kebangkitan masyarakat pascabencana di Tapsel.

Wabup Jafar Syahbuddin menyampaikan salam Bupati Tapsel H. Gus Irawan Pasaribu yang tidak dapat berhadir. Katanya, ia dan bupati sangat mengapresiasi kekompakan dan soliditas BKMT yang terus aktif membina umat melalui kegiatan keagamaan.

“Dalam suasana Syawal ini, saya dan pak bupati beserts seluruh jajaran mengucapkan minal aidin wal faizin, mohon maaf lahir dan bathin. Selama satu tahun kepemimpinan kami tentu masih banyak kekurangan,” ungkapnya.

Ia mengingatkan bahwa satu tahun perjalanan pemerintahan Bupati dan Wakil Bupati, Tapsel diwarnai berbagai dinamika dan bencana yang terjadi bertubi-tubi. Namun itu tidak menyurutkan semangat membangun Tapsel.

Menurutnya, pemerintah pusat bahkan memberikan apresiasi karena Tapsel dinilai sebagai daerah tercepat dalam penanganan pascabencana dengan data yang akurat dan valid. “Hari ini tidak ada lagi warga kita yang tinggal di tenda pengungsian,’ jelasnya.

Wabup Jafar Syahbuddin mengungkapkan, kebutuhan anggaran pemulihan infrastruktur daerah akibat bencana mencapai sekitar Rp2,7 triliun. Meliputi pembangunan kembali sekolah, jalan, irigasi serta sarana pertanian yang terdampak bencana.

untuk itu ia mengajak masyarakat menjaga tiga hal penting dalam masa pemulihan daerah. Yakni menjaga kekompakan, menciptakan suasana kondusif, dan meninggalkan kebiasaan ekonomi yang kurang sehat.

Ia juga menyoroti tingginya jumlah masyarakat, khususnya kaum ibu, yang terjerat pinjaman berbunga tinggi. Untuk itu pemerintah daerah dan berbagai pihak tengah menyiapkan solusi melalui penguatan koperasi desa dan program pembiayaan yang lebih ringan bunga.

“Kami bersama pak bupati terus berpikir dan bekerja tanpa lelah untuk membangun Tapanuli Selatan agar pulih lebih cepat dan bangkit lebih kuat,” tegasnya.

Ketua BKMT Tapsel menyampaikan bahwa pengajian akbar ini merupakan kegiatan perdana pasca Idul Fitri. dengan harapan mampu meningkatkan iman dan takwa serta mempererat kebersamaan umat.

“Kami memohon maaf atas segala kekurangan dalam pelaksanaan program BKMT dan berharap kita semua dipertemukan kembali dengan Ramadhan dan Syawal berikutnya,” ujarnya. (Id45)

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE