LANGKAT (Waspada.id): Wakil Bupati Langkat Tiorita Br. Surbakti, SH menyoroti pentingnya pengelolaan sampah dan limbah bahan berbahaya dan beracun (limbah B3) saat memimpin apel gabungan Aparatur Sipil Negara (ASN) di halaman Kantor Bupati Langkat, Senin (26/1/2026).
Apel gabungan tersebut dilaksanakan mewakili Bupati Langkat H. Syah Afandin, SH, dan diikuti oleh seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Langkat, mulai dari staf hingga pejabat eselon dari seluruh perangkat daerah.
Dalam amanatnya, Wakil Bupati Langkat menegaskan bahwa isu lingkungan hidup bukan lagi sekadar wacana, melainkan kebutuhan mendesak yang harus ditangani secara serius, terencana, dan berkelanjutan. Salah satu perhatian utama yang disampaikan adalah meningkatnya persoalan sampah dan pengelolaan limbah B3 yang berpotensi mencemari lingkungan serta membahayakan kesehatan masyarakat.
Tiorita menjelaskan, seiring dengan pertumbuhan jumlah penduduk dan meningkatnya aktivitas pembangunan, volume sampah di Kabupaten Langkat terus bertambah. Apabila tidak dikelola dengan baik, kondisi tersebut dapat menimbulkan berbagai permasalahan, mulai dari pencemaran lingkungan, gangguan kesehatan, hingga menurunnya kualitas hidup masyarakat.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa pengelolaan lingkungan hidup bukan hanya menjadi tanggung jawab Dinas Lingkungan Hidup semata, tetapi merupakan tanggung jawab bersama seluruh jajaran pemerintah dan masyarakat. Aparatur pemerintah, menurutnya, harus menjadi teladan dalam menjaga kebersihan, ketertiban, serta kelestarian lingkungan.
“ASN harus menjadi contoh bagi masyarakat dalam membangun budaya bersih dan peduli lingkungan,” tegas Wakil Bupati.
Dalam kesempatan tersebut, Tiorita juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Langkat pada tanggal 15 Januari 2026 telah menerbitkan petunjuk teknis lomba kebersihan desa dan kelurahan dalam rangka peringatan Hari Jadi Kabupaten Langkat ke-276. Lomba kebersihan desa dan kelurahan se-Kabupaten Langkat ini bertujuan untuk mendorong percepatan pemulihan kebersihan lingkungan pasca banjir, memperkuat peran pemerintah desa dan kelurahan sebagai ujung tombak pelayanan publik, serta menggerakkan partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan.
Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Langkat berharap dapat mewujudkan citra daerah yang bersih, tertata, dan berdaya saing.
Di akhir amanatnya, Wakil Bupati Langkat mengajak seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Langkat untuk memiliki komitmen yang sama dalam mewujudkan Kabupaten Langkat yang bersih, sehat, dan berkelanjutan, demi kepentingan generasi saat ini dan generasi yang akan datang.
“Mari kita laksanakan tugas dan tanggung jawab dengan penuh kesadaran, disiplin, dan integritas, serta selalu mengedepankan kepentingan masyarakat dan kelestarian lingkungan,” pungkasnya.(id27)










