MEDAN (Waspada.id): Wakil Bupati Mandailing Natal (Wabup Madina) Atika Azmi Utammi Nasution mengikuti Konsultasi Publik Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Sumatera Utara tahun 2027 di Aula Tengku Rizal Nurdin, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro Nomor 30, Medan, pada Kamis, 29 Januari 2026.
Kegiatan strategis tersebut dibuka langsung oleh Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Muhammad Bobby Afif Nasution. Dalam kesempatan itu dia menyampaikan beberapa poin penting yang harus menjadi perhatian bersama, terutama kepala daerah tingkat kabupaten/kota.

Bobby Nasution mengingatkan para bupati dan wali kota agar benar-benar memperhatikan indikator pembangunan di daerah masing-masing. Tahun 2027, kata dia, merupakan momentum melihat kinerja kepala daerah yang dilantik tahun lalu.
“Monitoring RPJMD masing-masing, apakah bencana memengaruhi RPJMD, terkhusus daerah terdampak bencana, ada beberapa perusahaan besar yang dicabut izinnya, tolong perhatikan betul, tenaga kerja, inflasi, pertumbuhan ekonomi dan indikator pembangunan lainnya,” kata dia.
Gubernur juga meminta pemerintah kabupaten/kota untuk memanfaatkan dana Transfer ke Daerah (TKD) yang batal disesuaikan pada tahun 2026. Dia berpesan agar anggaran tersebut benar-benar dimaksimalkan untuk mendukung pembangunan daerah.

“Manfaatkan, maksimalkan TKD yang tidak jadi disesuaikan tahun ini, terutama untuk pemulihan pascabencana dan juga dampaknya, daerah juga boleh melakukan pergeseran anggaran karena bencana banjir tahun lalu terjadi setelah pengesahan APBD 2026,” sebut dia.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan (Bappelitbang) Dikky Anugerah berharap konsultasi publik ini tidak hanya menjadi kegiatan rutin. Melainkan memberikan kontribusi signifikan bagi pembangunan daerah.
“Oleh karenanya, saya mengajak seluruh peserta memberikan masukan yang konstruktif berbasis data dan berpihak kepada kepentingan masyarakat luas,” kata dia.

Dalam konsultasi publik ini, Pemprov Sumut memberikan apresiasi kepada para mitra pembangunan. Selain itu, gubernur juga meluncurkan Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) keenam, yaitu Restorative Justice.
Kegiatan ini dihadiri Wagubsu Surya, Wakil Ketua DPRD Sumut Ihwan Ritonga, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Rudy Brando Hutabarat, serta unsur Forkopimda. Hadir pula seluruh kepala daerah se-Sumut, Pj. Sekda Sumut Sulaiman Harahap, Ketua TP PKK Sumut Kahiyang Ayu, serta pimpinan OPD terkait.(Id100)











