TAPANULI SELATAN (Waspada.id): Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muniruddin Ritonga, S.H.I., M.Ag, menggelar Reses II Tahun Sidang II 2025–2026 di Desa Gunung Baringin/Mosa, Kecamatan Angkola Selatan, Kabupaten Tapanuli Selatan, Senin (9/2).
Reses tersebut merupakan kegiatan rutin pimpinan dan anggota DPRD Provinsi Sumut untuk menampung serta memperjuangkan aspirasi masyarakat di daerah pemilihan masing-masing.
Tokoh masyarakat setempat dalam sambutannya mengajak warga memanfaatkan forum tersebut untuk menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi sehari-hari.
“Mari kita sampaikan keluh kesah kita kepada Bapak Munir Ritonga agar dapat diperjuangkan di tingkat provinsi,” ujarnya.

Muniruddin Ritonga menegaskan bahwa reses menjadi sarana penting bagi wakil rakyat untuk mendengar langsung kebutuhan masyarakat sekaligus menyerap aspirasi sebagai bahan pembahasan di DPRD Sumut.
“Silakan sampaikan apa yang menjadi aspirasi Bapak dan Ibu. Ini akan menjadi bahan perjuangan saya di paripurna DPRD Provinsi Sumatera Utara,” katanya.
Ia menjelaskan, dirinya bertugas di Komisi B DPRD Sumut yang membidangi sektor perekonomian, meliputi perindustrian dan perdagangan, pertanian, perikanan, peternakan, perkebunan, kehutanan, pengadaan pangan dan logistik, koperasi, usaha kecil dan menengah, pertambangan dan energi, pengelolaan potensi danau dan wilayah laut, pariwisata, serta ekonomi kreatif.

Munir juga mengingatkan bahwa DPRD memiliki tiga fungsi utama, yakni legislasi (pembentukan peraturan daerah), anggaran (pembahasan dan persetujuan APBD), serta pengawasan terhadap pelaksanaan peraturan daerah dan kebijakan pemerintah daerah.
“Reses ini bagian yang harus kita kerjakan bersama sebagai sarana menyerap aspirasi masyarakat daerah pemilihan untuk saya sampaikan di DPRD Sumut. Jangan sungkan menyampaikan aspirasi selama itu menjadi kewenangan pemerintah provinsi,” ungkapnya.
Dalam dialog bersama warga, sejumlah aspirasi disampaikan, di antaranya permintaan agar DPRD menegur PLN karena sering terjadi pemadaman listrik, permohonan bantuan untuk pengembangan UMKM, bantuan renovasi masjid, serta pengadaan genset untuk menunjang kegiatan ibadah.
Muniruddin Ritonga menyatakan akan menindaklanjuti seluruh aspirasi tersebut sesuai mekanisme yang berlaku dan berkoordinasi dengan instansi terkait agar kebutuhan masyarakat dapat diperjuangkan dalam program pembangunan provinsi. (id141)











