PANTAILABU (Waspada.id): Batalyon Infanteri (Yonif) Teritorial Pembangunan (TP) 852/Abhinaya Bala Yudha (ABY) lakukan Panen Raya Padi di lahan miliknya di Desa Seituan, Kecamatan Pantai Labu, Kabupaten Deliserdang, Kamis (22/1/26).
Panen Raya Padi seluas 25 hektar tersebut disaksikan Danbrigif 36 Harajaon Marpitu (HM), Kolonel Inf Sunardi, Kabid Ketahanan Pangan Dinas Pertanian Deliserdang, Abdul Latif, perwakilan Dandim 0204 DS Kapten Inf Slamat Hidayat, perwakilan Danyon TP 852/ABY Kapten Inf Sakkap Manalu, serta Forkompincam Pantai Labu, Kepala Desa Seituan, dan Kepala Desa Tengah.
Mewakili Danyon TP 852/ABY, Ka Korum Kapten Inf. Sakkap Manalu dalam laporannya mengatakan, Batalyon Teritorial Pembangunan 852/Abhinaya Bala Yudha berbeda dengan batalyon reguler lainnya. Batalyon Teritorial Pembangunan terdiri dari 9 kompi, antara lain 3 kompi senapan (A, B, C), 1 kompi bantuan, 1 kompi markas, dan 4 kompi produksi seperti kompi pertanian, kompi peternakan dan perikanan, kompi Zeni, serta kompi kesehatan.
“Salah satu tugas Yonif Teritorial Pembangunan sesuai kebijakan Presiden Republik Indonesia yang dilanjutkan kebijakan Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) adalah untuk menyukseskan ketahanan pangan nasional,” kata Kapten Inf. Sakkap Manalu.
“Sebagai wujudnya, hari ini kita melaksanakan panen raya tanaman padi seluas kurang lebih 25 hektar. Kami dari Yonif TP 852/ABY siap mendukung ketahanan pangan agar tercipta swasembada beras,” tuturnya.
Komandan Brigif (Danbrigif) 36 HM Kolonel Inf Sunardi mengatakan, ia sebagai Komandan Batalyon 36 HM membawahi Yonif DeliSerdang, Yonif Serdang Bedagai, Yonif Simalungun, hingga Yonif di Nias.
“Satuan ini merupakan satuan yang baru dibentuk langsung oleh Pak Prabowo, yang tujuannya untuk memberikan dan menggenjot ketahanan pangan di wilayah,” papar Kolonel Inf Sunardi.
Untuk masalah pertahanan, tambahnya, bukan hanya sekedar berperang angkat senjata, tetapi sesungguhnya pertahanan yang sangat utama adalah pertahanan perut.
“Manakala perut kita lapar, semua orang baik, saudara maupun kawan bisa berperang,” ungkapnya.
Karena itu, tambahnya lagi, maka Presiden Prabowo menginstruksikan bersama-sama menjaga dan meningkatkan swasembada tersebut untuk menyukseskan program pemerintah.

“Salah satunya, Presiden membentuk satuan Teritorial Pembangunan. Selain melaksanakan tugas teritorial sendiri, kita juga punya tugas tempur,” tuturnya.
Ia berharap, kedepannya Yonif TP 852/ABY dapat lebih bersinergi dengan masyarakat dan pemerintah daerah untuk mendukung program ketahanan pangan nasional.
Kabid Ketahanan Pangan Abdul Latif menuturkan, panen raya yang dilaksanakan tersebut memiliki momen yang sangat strategis. Tidak hanya sebagai keberhasilan musim tanam, tetapi juga sebagai bukti nyata peran aktif Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam mendukung program swasembada pangan nasional.
“Keterlibatan TNI khususnya Yonif TP 852/ABY dalam pengelolaan dan pemanfaatan lahan pertanian ini merupakan wujud konkret TNI dalam menjaga ketahanan dan kedaulatan pangan,” sebutnya.
Melalui momentum panen raya ini, tambah Abdul Latif, pihaknya berharap kemitraan terhadap kebijakan nasional swasembada pangan semakin kuat dan berkelanjutan. Sinergi antara TNI, pemerintah, dan petani harus terus dipelihara sebagai modal utama dalam mewujudkan pertanian yang maju, mandiri, dan berdaulat
“Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Deliserdang mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada TNI khususnya Yonif TP 852/ABY atas peran dan kontribusi nyatanya dalam mendukung kebijakan nasional,” tandasnya. (id.28/Idris)










