ACEH SINGKIL (Waspada.id): Anggota Komisi V, DPR RI, H. Ruslan M. Daud (HRD), mengatakan akan mengupayakan penanganan abrasi pantai Kuala Gabi dan Pulau Sarok secepatnya dengan menggunakan Anggaran Pembelanjaan Negara (APBN).
“Saya akan mengupayakan agar persoalan ini dapat ditangani dengan APBN. Insya Allah akan kita upayakan agar segera dibangun,” kata HRD saat meninjau Kuala tersebut didampingi Wakil Bupati Aceh Singkil Hamzah Sulaiman, Jumat (17/4).
HRD menyebutkan, kunjungan yang ia lakukan itu merupakan tindak lanjut atas aspirasi masyarakat Kabupaten tersebut yang disampaikan kepada dirinya melalui Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Singkil.

“Ini sesuai aspirasi masyarakat dan juga kader PKB. Kita melihat langsung kondisi abrasi yang sangat parah, serta pendangkalan di muara Kuala Gabi. Apa yang disampaikan kepada saya, semuanya terbukti di lapangan seperti yang telah mereka sampaikan,” sebut HRD.
Menurut mantan Bupati Bireuen periode 2012–2017 itu, kedua persoalan tersebut tidak bisa ditangani secara parsial, tetapi harus ditangani sacara bersamaan karena abrasi terus terjadi meluas berpotensi mengancam permukiman warga, sementara pendangkalan muara berdampak langsung pada aktivitas nelayan di daerah itu.
“Setelah kita lihat langsung, ini memang membutuhkan perhatian serius tidak bisa dibiarkan berlarut-larut. Saya sebagai wakil rakyat yang membidangi Komisi V, akan mendorong pemerintah pusat untuk segera mengambil langkah dalam penanganan abrasi itu,” jelas HRD, yang juga Ketua DPW PKB itu.

Kunjungan Kerja Anggota Komisi V DPR RI, HRD itu turut didampingi Asisten II Setdakab Aceh Singkil Faisal S.Pd, Plt Kepala Dinas PUPR H. Abdul Ali Karya ST, serta tim dari Balai Wilayah Sumatera I. Hadir pula anggota DPRA Dapil 9 Doni Arega Rajes, serta anggota DPRK Aceh Singkil Doni Maradona dan Sadri Lingga. (id73)










