Breaking News
Memuat breaking news...

Buka Rakor ILP 2026, Sekda Dorong Sinergi Lintas Sektor Perkuat Layanan Kesehatan

Redaksi
Redaksi
Rabu, 15 April 2026 - 6.23 PM WIB
Buka Rakor ILP 2026, Sekda Dorong Sinergi Lintas Sektor Perkuat Layanan Kesehatan
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

LHOKSEUMAWE (Waspada.id): Ketika membuka kegiatan Rakor ILP 2026 secara resmi di Hotel Diana Desa Mon Geudong Kec. Banda Sakti, Sekda Kota Lhokseumawe A. Haris mendorong sinergi lintas sektor untuk memperkuat layanan kesehatan.

Kegiatan ini menjadi langkah konkret Pemerintah Kota Lhokseumawe dalam mendukung transformasi sistem kesehatan nasional, khususnya penguatan layanan kesehatan primer yang berfokus pada upaya promotif dan preventif. Termasuk menjadi langkah strategis dalam memperkuat sistem layanan kesehatan daerah dengan dukungan hibah global fund Fund RSSH tahun 2026 serta melibatkan berbagai pemangku kepentingan lintas sektor.

Dalam sambutannya, A. Haris mengatakan bahwa integrasi layanan kesehatan primer bukan sekadar agenda formalitas, melainkan bagian penting dari kebijakan strategis nasional yang harus diwujudkan secara nyata di daerah.

“Transformasi layanan kesehatan primer adalah salah satu pilar penting dalam sistem kesehatan Indonesia. Hari ini, kita di Lhokseumawe mengambil langkah konkret melalui integrasi layanan kesehatan sebagai bentuk komitmen meningkatkan mutu pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan agar Rakor ILP tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial semata. Menurutnya, hasil rapat harus ditindaklanjuti dengan aksi nyata di lapangan agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.

“Jangan hanya berhenti di ruang rapat. Kita ingin ada perubahan nyata di lapangan, pelayanan yang lebih cepat, lebih tepat, dan benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat,” tegasnya.

Dalam Rakor tersebut, Puskesmas Muara Dua ditetapkan sebagai lokus atau pusat percontohan implementasi ILP di Kota Lhokseumawe. Puskesmas ini diharapkan mampu menjadi model integrasi layanan kesehatan, baik dari sisi pelayanan, sistem informasi, tata kelola, hingga kolaborasi lintas sektor.

Sekda juga menekankan bahwa keberhasilan integrasi layanan primer tidak bisa hanya dibebankan kepada sektor kesehatan semata. Diperlukan dukungan penuh dari berbagai pihak, mulai dari pemerintah desa, kecamatan, hingga partisipasi aktif masyarakat.

Rakor ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah, di antaranya Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Plt Kadiskes Kota Lhokseumawe, Kabid Penanggung Jawab Program Dinkes, kepala puskesmas se-Kota Lhokseumawe, para camat, unsur Forkopimcam, serta perwakilan mitra dari pemerintah pusat.

Melalui Rakor ILP 2026 ini, Pemerintah Kota Lhokseumawe menargetkan terwujudnya layanan kesehatan yang lebih efektif, efisien, merata, dan terjangkau. Upaya ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen daerah dalam menciptakan masyarakat yang sehat, mandiri, dan sejahtera.(id72)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement