KUTACANE (Waspada.id): Bupati HM Salim Fakhry, SE, MM melepaskan keberangkatan sebanyak 145 mahasiswa mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) di 10 Desa, Kecamatan Ketambe, Aceh Tenggara.
Pelepasan tersebut dilakukan berlangsung di Gedung Serbaguna Universitas Gunung Leuser, Kutacane, Aceh Tenggara, Sabtu (11/4), dengan mengusung Tema, “Menciptakan Masyarakat yang Mendiri Pasca Bencana Hidrometeorologi Menuju Aceh Tenggara Hebat”.

Dalam sambutannya Bupati Aceh Tenggara HM Salim Fakhry, SE, MM menyampaikan bahwa peserta KKN yang berjumlah 145 mahasiswa, sebentar lagi akan dilepas ke 10 desa di wilayah Kecamatan Ketambe, selama satu bulan penuh di sana, pergunakanlah momen ini sebaik mungkin dengan keseriusan.
Bupati mengingatkan kepada 145 mahasiswa KKN bahwa mereka adalah cahaya kecil yang diutus untuk menerangi sudut-sudut yang redup. Jadilah pelita yang tidak hanya bersinar, tetapi juga menghangatkan. Bantu masyarakat untuk bangkit, bukan dengan ketergantungan, tetapi dengan kemandirian. Tanamkan nilai-nilai keiklasan, bangun kegiatan gotong royong yang sudah hampir hilang, dan bangkitkan iman sebagai fondasi melangkah menuju kesejahteraan.

“Ingatlah, membangun kembali pascabencana bukan hanya soal memperbaiki fisik, tatapi juga memulihkan jiwa. Sentuhlah hati masyarakat dengan empati, rangkul mereka dengan ketulusan, dan dampingi mereka dengan ilmu yang bermanfaat,” ucap Salim Fakhry.
Aceh Tenggara yang hebat, bukan hanya dibangun dengan infrastruktur yang kokoh, tetapi dengan manusia -manusia yang tangguh yang mampu berdiri di atas kaki mandiri, yang menjadikan ujian sebagai pijakan untuk melompat lebih tinggi, dan yang menjadikan iman sebagai kompas kehidupan, kata Bupati.
Kepada para Mahasiswa KKN, Bupati menitipkan nama baik UGL, jadilah duta kampus yang santun, cerdas, dan berintegritas. Tinggalkan jejak kebaikan di setiap tempat yang disinggahi, agar kehadiran tidak hanya dirasakan, tetapi juga dikenang dan penuh makna.

“Akhirnya dengan mengucapkan Bismillahirrahmannirrahim, saya selalu Ketua Pembina Yayasan Pendidikan Gunung Leuser secara resmi melepas mahasiswa KKN untuk melaksanakan pengabdian di tengah masyarakat. Semoga Allah SWT senantiasa melindungi setiap urusan, dan menjadikan pengabdian ini sebagai amal jariyah yang tidak terputus,” tambah Bupati.
Seusai pelepasan mahasiswa KKN, sebagai bentuk kepedulian, Bupati Aceh Tenggara beserta rombongan langsung mengantarkan mahasiswa KKN yang diterima oleh Camat Ketambe yang dihadiri Kepala Desa setempat, disaksikan sejumlah pejabat UGL Kutacane. (id80)










