KUTACANE (Waspada.id): Bupati HM Salim Fakhry dan pejabat Aceh Tenggara (Agara) lainnya, menyambangi dan bersilaturrahmi dengan pihak Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Aceh, Rabu (15/4).
Selain Bupati, silaturrahmi bersama Kadispora Pemprov Aceh T. Banta Nuzulah. S. Pd, ikut juga Sekdakab Yusrizal, anggota DPRK Agara dari PKS, Abi Hasan, Dian Reza Pahlevi, Mirza Al Mahbubi (Golkar) , Kamirun Munthe (NasDem) dan beberapa pejabat lainnya.
Kepada Waspada.id, Bupati Salim Fakhry menyampaikan, selain sebagai silaturrahmi, kedatangan Bupati bersama Sekdakab dan anggota DPRK Agara juga bertujuan untuk komunikasi serta berdikusi terkait program dan kegiatan Dispora Aceh yang bisa dibawa ke Aceh Tenggara.
“Silaturrahmi dan komunikasi itu sangat diperlukan Pemerintah Kabupaten Agara dengan Pemerintahan Aceh, khususnya lewat SKPA, yang menjadi kabinet Gubernur dan Wagub Aceh,” ujar Bupati.
Sebab itu, Bupati Salim Fakhry tak akan pernah bosan bersilaturrahmi dan berkomunikasi dengan pemangku kepentingan di tingkat Provinsi Aceh, karena itu dengan membawa Sekdakab dan anggota DPRK Agara menemui kepala OPD di pemerintahan Aceh.
“Tanpa bersilaturrahmi dan menjalin komunikasi yang baik, kita dipastikan tidak akan tahu program Pemerintah Aceh melalui organisasi perangkat daerah (OPD) yang bisa dibawa ke bumi Sepakat Segenap Aceh Tenggara. Karena itu komunikasi dan silaturrahmi wajib kita lakukan secara berkelanjutan,” paparnya.
Apalagi, lanjut Bupati, saat ini Aceh Tenggara sangat membutuhkan sarana dan prasarana olahraga, terutama untuk mendukung perkembangan kemajuan berbagai cabang olahraga di Aceh Tenggara.
Pemkab Agara sangat mendukung perkembangan, pembangunan dan kemajuan olahraga di Agara, sesuai dengan visi dan musik Bupati Salim Fakhry dan Wabup Heri Al Hilal.

Namun sayangnya, visi misi Bupati dan Wabup serta animo yang tinggi dari berbagai elemen masyarakat terhadap kemajuan di bidang olahraga, masih banyak yang belum bisa diwujudkan.
Pasalnya, keinginan dan harapan yang besar tersebut, tak sebanding dengan fasilitas yang tersedia dan tak mencukupi ketersediaan dana yang dibutuhkan untuk menggerakkan kemajuan di bidang olahraga.
Sebelumnya dalam kunjungan kerjanya ke Agara, mantan Menpora Dito Ario Tejo, pernah menjanjikan pembangunan stadion dan komplek olahraga dan beberapa fasilitas lainnya, sayangnya karena terjadi pergeseran alokasi dana dari APBN, pembangunan stadion dan fasiltas olahraga, lainnya di Agara, urung dilaksanakan, kendati sebelumnya, sudah menjadi prioritas di Kementerian Pemuda dan Olahraga.
“Fasilitas olahraga yang sangat dibutuhkan sebagai pendukung kemajuan di bidang olahraga tersebut, mulai dari stadion, lapangan bola voli, tinju, atletik, pentaque, Arung Jeram Sungai Alas dan fasilitas pendukung olahraga lainnya,” tutup Bupati Salim Fakhry, seraya menambahkan setelah dari Dispora Aceh, silaturrahmi juga akan dilakukan dengan menyambangi kantor Dinas Sosial Aceh dan beberapa SKPA lainnya. (id79)










