Breaking News
Memuat breaking news...

HRD Apresiasi Presiden Prabowo dan Menteri PU Fokus Tangani Bencana Aceh

Redaksi
Redaksi
Minggu, 12 April 2026 - 11.47 PM WIB
HRD Apresiasi Presiden Prabowo dan Menteri PU Fokus Tangani Bencana Aceh
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

BENER MERIAH (Waspada.id): Anggota Komisi V DPR RI, H. Ruslan M. Daud (HRD), menyampaikan apresiasi tinggi atas langkah cepat Pemerintah Pusat dalam memulihkan infrastruktur di Aceh pascabencana.

Hal ini ditandai dengan dimulainya pembangunan Jembatan Rangka Baja Weh Porak di jalur alternatif Bireuen-Takengon, Minggu (12/4).

Jembatan strategis senilai Rp80 miliar ini dibangun untuk menghubungkan Kabupaten Bireuen, Bener Meriah, dan Aceh Tengah. Pembangunan ini menjadi jawaban atas aspirasi yang terus didorong oleh Wakil Ketua DPR Aceh Fraksi PKB, Salihin, serta para kepala daerah setempat.

"Alhamdulillah, permintaan masyarakat dan pemda sudah disahuti pemerintah pusat. Terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto dan Menteri PU Dody Hanggodo yang begitu fokus membantu pemulihan di Aceh," ujar HRD di lokasi.

Menurut politisi PKB ini, kunjungan rutin Presiden menunjukkan keseriusan dalam proses pemulihan. Sementara itu, Kementerian PUPR terbukti bekerja cepat merealisasikan anggaran meski lokasi tersebut merupakan jalan daerah.

Spesifikasi dan Target

Jembatan Weh Porak dibangun dengan konstruksi rangka baja sepanjang 40 meter, ditambah jalan pendekat sepanjang 20 meter. Saat ini, pekerjaan sedang fokus pada pembuatan platform pondasi dan ditargetkan tuntas pada tahun ini juga.

"Jalan ini sangat vital. Nantinya truk kontainer harus bisa melintas dengan lancar mengangkut hasil bumi dari tengah Aceh menuju timur, barat, hingga ke Sumatera Utara," jelasnya.

Proyek Besar Lainnya

Selain Weh Porak, pemerintah juga tengah mempersiapkan sejumlah proyek strategis lainnya. Untuk Jembatan Enang-Enang yang berstatus jalan nasional, saat ini masih dalam tahap desain dan dijadwalkan mulai dibangun periode 2027–2029.

Kemudian, untuk kawasan Simpang Lancang juga akan dibangun jembatan rangka baja sepanjang 40 meter dengan nilai anggaran sekitar Rp55 miliar yang proses tender akan dilaksanakan tahun ini.

"Kami berharap semua proyek ini selesai tepat waktu agar konektivitas dan ekonomi masyarakat bisa kembali pulih dan tumbuh lebih baik," pungkas HRD. (id73)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement