TAKENGON (Waspada.id): Cuaca ekstrem berupa hujan es disertai angin kencang menerjang wilayah Kecamatan Atu Lintang dan Jagong Jeget, Kabupaten Aceh Tengah, Sabtu (4/4/2026) sekitar pukul 16.00 WIB. Kejadian ini menimbulkan kerusakan signifikan, terutama pada sektor perkebunan dan fasilitas umum.
Di Desa Damar Mulyo, hujan es dengan intensitas tinggi menghantam lahan pertanian warga. Tanaman kopi yang menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat dilaporkan rusak secara luas, menyebabkan kerugian materiil yang cukup besar.

Selain merusak komoditas pertanian, angin kencang juga merobohkan sejumlah bangunan. Di Desa Gayo Murni, bangunan tempat parkir kendaraan di halaman masjid dikabarkan ambruk dan atapnya hancur diterjang badai.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi mengenai total kerugian maupun korban jiwa. Namun, masyarakat berharap pemerintah daerah segera turun tangan melakukan pendataan dan menyalurkan bantuan untuk mempercepat pemulihan.

Peristiwa ini kembali menguji ketangguhan warga yang psikologisnya masih dibayangi trauma akibat bencana banjir bandang dan longsor pada November 2025 lalu, sekaligus menjadi pengingat tingginya potensi bencana hidrometeorologi di wilayah tersebut. (id.86)










